Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo, turut membeberkan data di lapangan. Ia menyebut saat ini Kota Pekalongan mempekerjakan 2.339 PPPK Paruh Waktu hasil seleksi CASN 2024. Angka ini susut tipis dari 2.362 orang akibat adanya pegawai yang pensiun, resign, maupun meninggal dunia.
Terkait desakan kenaikan gaji, Rusmani meminta para pegawai sedikit bersabar mengingat kondisi postur keuangan daerah.
“Kami memahami harapan rekan-rekan semua. Namun kondisi keuangan daerah saat ini masih menjadi tantangan, terlebih dengan adanya penyesuaian anggaran. Meski demikian, upaya peningkatan kesejahteraan tetap menjadi perhatian kami,” beber Rusmani blak-blakan.
Baca Juga:Investasi Triliunan di KEK Kendal, Gubernur Jateng Minta Investor Utamakan Tenaga Kerja LokalPenuhi Hak Pendidikan Napi, Lapas Pekalongan Gandeng SKB Gelar Program Kejar Paket
Menutup keterangannya, Rusmani membocorkan bahwa Pemkot saat ini masih terus menggodok kajian matang melalui tim Panselda terkait kemungkinan pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu. Tak ketinggalan, nasib sekitar 240 tenaga non-ASN yang belum masuk database juga tengah dicarikan jalan keluarnya karena peran mereka masih sangat krusial di masing-masing dinas. (way)
