“Karena masyarakat masih trauma dengan Covid-19, ketika muncul penyakit yang menyerang saluran pernapasan tentu langsung khawatir. Tetapi yang paling penting adalah pencegahannya, yakni menjaga rumah agar tidak menjadi tempat berkembangnya tikus,” ujarnya mengingatkan agar warga tidak perlu panik berlebihan.
Gunakan Trik Alami Pelihara Kucing dan Wajib Pakai Masker Saat Bersih-Bersih
Lebih lanjut, dr. Indah membeberkan indikator utama rumah yang sudah diinvasi tikus adalah adanya draf kotoran hitam kecil di area dapur, gudang, ataupun garasi mobil. Ia pun membagikan tips pribadi yang sangat unik dan manjur untuk mengusir musuh bebuyutan manusia tersebut, yakni dengan memanfaatkan insting predator dari kucing liar.
Menurut pengalamannya, rutin memberi makan kucing liar di area halaman rumah terbukti ampuh membuat koloni tikus auto-kabur karena takut dengan aroma dan bau tubuh kucing yang menyengat.
Baca Juga:Pertama Kali, Pendaftaran SPMB SD di Kabupaten Batang Resmi Online pada 2026 dan Larang Tes CalistungOknum Pengasuh Padepokan PA Buaran Pekalongan Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Pengacara Sebut Kiai Membantah
“Salah satu trik sederhana ya dengan membiarkan kucing liar datang ke rumah. Saya sendiri mencoba memberi makan kucing di depan rumah dan ternyata setelah itu tidak ada lagi kotoran tikus di garasi. Tikus itu menghindari bau kucing,” kata dr. Indah membocorkan rahasia alaminya.
Meski trik kucing itu berhasil, dr. Indah menegaskan draf utama penanggulangan tetap bertumpu pada tata kelola sampah domestik. Sampah sisa makanan dapur atau sampah organik dilarang keras dibiarkan menumpuk di dalam rumah hingga semalaman, karena draf bau menyengat tersebut bakal mengundang tikus untuk datang menggelar pesta pora.
“Kalau sudah sore, sampah dapur sebaiknya segera dikeluarkan atau dikelola dengan baik. Sekarang juga sudah dianjurkan pemilahan sampah organik dan anorganik. Intinya rumah harus bersih dan tidak menjadi sarang tikus,” tambahnya lagi.
Selain urusan sampah, Dinkes Kota Pekalongan mewajibkan warga untuk memakai Alat Pelindung Diri (APD) standar minimal seperti masker medis dan sarung tangan karet saat berniat membongkar gudang tua, membersihkan loteng rumah, atau menyapu area berdebu yang dicurigai menjadi sarang tikus. Hal ini krusial untuk mencegah masuknya draf debu terkontaminasi virus ke paru-paru.
