Dolar Hari Ini Sudah Tembus Angka Rp18.000! Ini Penyebab dan Prediksi Pergerakannya!

Dolar Hari Ini
Dolar Hari Ini / sumber: freepik.com
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Dolar Hari Ini menjadi perhatian pelaku pasar setelah nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Setelah sehari sebelumnya ditutup melemah cukup dalam, pergerakan rupiah masih dibayangi berbagai sentimen global dan domestik yang memengaruhi pasar keuangan.

Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan masih fluktuatif.

Namun, sejumlah pengamat menilai tekanan terhadap mata uang Garuda masih cukup besar sehingga peluang pelemahan tetap terbuka dalam jangka pendek.

Faktor Global yang Mendorong Penguatan Dolar AS

Salah satu penyebab utama penguatan dolar berasal dari meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga:Harga Emas Galeri24 Hari Ini Selasa Tanggal 2 Juni 2026 Terbaru! Cek Sebelum Harga Berubah Lagi!Harga Emas Pehiasan Hari Ini Selasa Tanggal 2 Juni 2026 Stabil? Simak Daftar Lengkap Semua Kadar!

Konflik yang melibatkan beberapa negara di wilayah tersebut membuat investor cenderung mencari aset yang dianggap lebih aman, termasuk dolar AS.

Beberapa perkembangan yang menjadi perhatian pasar antara lain:

  • Operasi militer Israel yang masih berlangsung di Lebanon Selatan.
  • Serangan rudal balistik yang dilakukan Iran ke wilayah Kuwait dan Bahrain.
  • Meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz yang merupakan jalur penting perdagangan minyak dunia.
  • Ketidakpastian hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.

Situasi tersebut membuat investor global lebih berhati-hati dan meningkatkan permintaan terhadap dolar AS. Akibatnya, indeks dolar tercatat mengalami penguatan yang turut menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Kondisi Dalam Negeri Ikut Menekan Rupiah

Selain faktor eksternal, sentimen dari dalam negeri juga memengaruhi pergerakan kurs. Data inflasi Indonesia pada Mei 2026 menunjukkan kenaikan secara bulanan menjadi 0,28 persen.

Sementara itu, Indeks Harga Konsumen mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan inflasi ini menjadi salah satu indikator yang dipantau investor karena dapat memengaruhi kebijakan ekonomi dan daya beli masyarakat.

Di sisi lain, Indonesia masih mencatat surplus neraca perdagangan pada April 2026.

Capaian tersebut memperpanjang tren surplus perdagangan yang telah berlangsung selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Meski demikian, nilai surplus tersebut dinilai menyusut cukup tajam dibandingkan periode sebelumnya sehingga belum mampu memberikan dorongan signifikan terhadap penguatan rupiah.

Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Rabu Tanggal 3 Juni 2026 Turun atau Naik? Cek Daftar Terbarunya dari LogammuliaHarga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu Tanggal 3 Juni 2026 Stabil! Begini Daftar Lengkap Semua Karat

Prediksi Pergerakan Dolar Hari Ini

Berdasarkan berbagai sentimen yang berkembang, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang:

0 Komentar