RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal memastikan kesiapan infrastruktur olahraga di wilayahnya menjelang perhelatan olahraga terbesar tingkat regional. Otoritas daerah mengonfirmasi bahwa seluruh arena pertandingan (venue) yang akan digunakan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 telah memasuki tahap finalisasi dan siap menyambut para atlet dari berbagai daerah.
Ajang Porprov Jateng XVII dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026. Dalam pelaksanaannya, Kabupaten Kendal ditunjuk menjadi salah satu klaster tuan rumah bersama dengan Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Demak, Blora, Grobogan, dan Kota Salatiga untuk menyelenggarakan kompetisi bagi delapan cabang olahraga spesifik.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, memaparkan bahwa draf fisik seluruh fasilitas pendukung kini tinggal memerlukan kalibrasi atau penyesuaian teknis minor untuk menyesuaikan dengan regulasi masing-masing induk organisasi cabang olahraga.
Baca Juga:Proyek Pengecoran Ruas Brangsong Dimulai, Jalur Pantura Kendal Bersiap Hadapi Kemacetan Selama SebulanTembus 14 Ribu Anak Tidak Sekolah di Pekalongan, DPRD Dorong Perluasan Program Pendidikan Gratis
“Semua venue sudah siap digunakan. Tinggal penyesuaian teknis dan pengaturan tempat sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga,” ujar Achmad Ircham Chalid saat memberikan draf konfirmasi teknis, Selasa (2/6/2026).
Rekayasa Penataan Fasilitas Olahraga dan Sebaran Zonasi Laga
Ircham menguraikan, terdapat lima draf titik lokasi utama yang disiagakan sebagai draf gelanggang pertandingan. Lokasi tersebut meliputi gedung serbaguna baru (Sportif Center), GOR konvensional, River Walk Boja, Stadion Utama Kendal, serta sirkuit atau lintasan balap sepeda terbuka di Desa Gebangan, Kecamatan Pageruyung.
Mengingat keterbatasan jumlah draf gedung, beberapa titik fasilitas akan difungsikan secara bergantian untuk draf rumpun cabor yang berbeda. Manajemen Disporapar akan menerapkan draf sistem tata ruang bongkar-pasang (knockdown) secara berkala setiap kali terjadi draf transisi jadwal pertandingan resmi.
“Sportif Center misalnya digunakan untuk lebih dari satu cabor, sehingga ketika berganti pertandingan akan dilakukan penataan ulang sesuai standar yang dibutuhkan,” kata Ircham merinci draf skema operasional pengelolaan venue.
Adapun draf delapan cabang olahraga yang akan dipusatkan di Kabupaten Kendal meliputi disiplin taktis bridge, esport, hapkido, jujitsu, panahan, sepatu roda, tarung derajat, dan nomor balap sepeda.
