KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Gelaran perdana Bahurekso Festival 2026 di Desa Tlahab, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, sukses menyedot perhatian ribuan warga. Festival yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (13-14/6/2026), dimeriahkan oleh beragam kegiatan mulai dari kirab budaya, pentas seni tradisional, pameran UMKM, bazar kuliner khas pesisir, hingga hiburan rakyat.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama dan mencapai puncaknya pada Minggu malam. Ribuan warga dari berbagai wilayah Kendal tampak memadati lokasi acara, menjadikan festival ini sebagai ajang pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.
Kepala Desa Tlahab, Abdul Kholiq, menyampaikan bahwa Bahurekso Festival lahir sebagai bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus upaya memperkenalkan potensi budaya, wisata, dan ekonomi desa ke khalayak yang lebih luas.
Baca Juga:Perangkat Desa di Kendal Rudapaksa Disabilitas hingga Hamil, Divonis 12 TahunBupati Batang Sterilkan Trotoar & Alun-alun, PKL Direlokasi ke Food Court
“Bahurekso Festival bukan sekadar hiburan, tetapi sarana menjaga warisan budaya dan memperkuat kebersamaan masyarakat. Kami ingin Desa Tlahab semakin dikenal sebagai desa yang kaya tradisi dan memiliki potensi wisata yang besar,” tegasnya.
Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, yang hadir langsung dalam acara tersebut, mengapresiasi penyelenggaraan festival perdana ini. Menurutnya, tingginya partisipasi warga menjadi modal penting agar kegiatan serupa dapat terus berkembang di masa mendatang.
“Bahurekso Festival 2026 ini merupakan kegiatan yang pertama kali diselenggarakan, namun antusiasme masyarakat menunjukkan acara ini berjalan sangat baik. Harapan kami, festival ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Kendal,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026) malam.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang dipimpin Rizki W beserta seluruh pengurus dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya acara tersebut.
“Pemkab Kendal siap berkolaborasi dan mendukung kegiatan ini. Festival seperti ini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga memiliki nilai seni, budaya, sosial, dan ekonomi. Kehadiran UMKM membuktikan bahwa kegiatan budaya mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Bupati berharap Bahurekso Festival ke depan dapat menjadi ruang edukasi budaya yang memperkuat identitas keindonesiaan serta terus menghidupkan kearifan lokal di tengah masyarakat Kendal. (fur)
