KAJEN, RADARPEKALONGAN.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan secara resmi mengundurkan jadwal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMP. Pendaftaran yang semula dijadwalkan pada 15–19 Juni 2026 diubah menjadi 22–25 Juni 2026 atau baru dimulai pada Senin (22/6/2026) hari ini.
Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, menjelaskan bahwa penundaan ini diambil untuk memperpanjang masa validasi dokumen prestasi, terutama piagam dan sertifikat yang digunakan dalam jalur prestasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses penerimaan murid baru berjalan transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Ini untuk meyakinkan SPMB betul-betul transparan dan akuntabel. Nanti akan kami klarifikasi baik kepada siswa maupun organisasi yang mengeluarkan piagam atau sertifikat,” ujar Kholid saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga:Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi Resmi Pimpin Kodim 0710/Pekalongan, Gantikan Letkol Arm Ihalauw Garry HWarung Sup Ayam Kandang Panjang Hangus, Ledakan Tabung Gas Gegerkan Warga
Ia menambahkan bahwa validasi tidak hanya menyasar piagam berjenjang, tetapi juga sertifikat non-berjenjang yang diajukan oleh peserta. Proses verifikasi akan melibatkan tim khusus yang bertugas memilah dokumen mana yang memenuhi syarat dan mana yang tidak.
“Ada yang berjenjang maupun tidak berjenjang. Itu nanti kita verifikasi dan validasi dengan tim. Mana yang masuk dan mana yang tidak,” tegasnya.
Untuk memastikan keabsahan dokumen prestasi di bidang olahraga, Dindikbud menggandeng Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pekalongan. Kerja sama ini dilakukan agar setiap piagam atau sertifikat yang diajukan benar-benar sesuai dengan prestasi yang diraih.
Selain validasi dokumen, SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 juga menghadirkan kebijakan baru, yakni penggunaan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen penilaian dalam jalur prestasi. Kholid menyebut nilai TKA dapat menjadi pertimbangan tambahan di samping capaian prestasi yang dibuktikan melalui piagam.
“Yang membedakan tahun ajaran 2026/2027 adalah ada TKA. Untuk masuk ke sekolah-sekolah, anak-anak bisa memilih, tetapi hasil akademiknya harus baik. Baik itu dari prestasi piagam maupun hasil TKA yang kemarin digelar,” jelasnya.
Perubahan jadwal SPMB SMP Kabupaten Pekalongan secara lengkap adalah sebagai berikut: masa validasi berlangsung 8–20 Juni 2026, pendaftaran 22–25 Juni 2026, pengumuman hasil seleksi pada 27 Juni 2026 pukul 15.00 WIB, daftar ulang 29 Juni–1 Juli 2026, pengumuman cadangan 2 Juli 2026, daftar ulang cadangan 3–4 Juli 2026, dan tahun pelajaran baru dimulai 13 Juli 2026.
