Transformasi Digital PAUD: Aplikasi PIJAR Jadi Pusat Kendali Data dan Kolaborasi di Pekalongan

Transformasi Digital PAUD: Aplikasi PIJAR Jadi Pusat Kendali Data dan Kolaborasi di Pekalongan
MALEKHA, UNJUK BAKAT - Unjuk bakat siswa PAUD dalam kegiatan Belajar Mengajar.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Dinas Pendidikan Kota Pekalongan resmi membedah aspek teknologi aplikasi PIJAR (Portal Informasi dan Jejaring Bunda PAUD). Platform digital ini dihadirkan sebagai pusat kendali untuk mengintegrasikan, mendokumentasikan, dan mengolaborasikan seluruh data kegiatan jejaring Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD secara tersistem.

Sebagai sebuah portal informasi digital, PIJAR didesain untuk memecahkan tantangan integrasi data inter-organisasi. Fitur-fitur di dalamnya memungkinkan pelaporan program terdokumentasi secara terpusat, sekaligus berfungsi sebagai instrumen digital untuk sistem rekam jejak performa organisasi.

Peran Strategis PIJAR

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Siti Nurul Izzah, menegaskan bahwa platform ini memegang peran taktis dalam sistem evaluasi berjenjang yang berbasis data digital.

Baca Juga:Pemkab Batang Evaluasi Program MBG, SPPG yang Suspend Juga DisasarPETASOL TPS3R Margorejo Ubah 50 Kg Sampah Plastik Jadi 50 Liter Solar per Hari

“PIJAR menjadi poin strategis dalam menguatkan kegiatan Pokja Bunda PAUD sekaligus mendukung pelaksanaan program-program Bunda PAUD. Selain itu, PIJAR juga menjadi salah satu akses penilaian dalam kegiatan Bunda PAUD pada jenjang berikutnya,” ungkap Sekretaris Dinas yang akrab disapa SNI tersebut.

Pertukaran Data dan Inovasi Lebih Cepat

Melalui arsitektur jaringan informasi yang dibangun di platform PIJAR, pertukaran data dan penyebaran inovasi (praktik baik) antaranggotajejaring PAUD kini dapat berjalan lebih cepat. Secara teknis, digitalisasi ini menjadi infrastruktur pendukung bagi Pemerintah Kota Pekalongan dalam mengawal implementasi regulasi Wajib Belajar 13 Tahun.

Pada momentum manajemen tahun ajaran baru dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), integrasi sistem PIJAR juga difungsikan sebagai alat koordinasi digital untuk memantau kelancaran transisi emosional dan akademis anak dari jenjang PAUD ke Sekolah Dasar (SD).

Ajakan Adaptasi Teknologi

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menyerukan pentingnya adaptasi teknologi ini bagi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, literasi digital dan keterbukaan terhadap sistem baru adalah kunci utama agar layanan pendidikan anak usia dini tidak tertinggal oleh zaman.

“Melalui PIJAR, kerja-kerja baik yang lahir dari Kota Pekalongan tidak hanya bermanfaat di tingkat lokal, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di tingkat nasional,” terang Inggit.

Dengan implementasi platform PIJAR, tata kelola layanan PAUD di Kota Pekalongan kini resmi memasuki ekosistem digital yang lebih responsif, transparan, dan mampu memberikan dampak berbasis data yang lebih luas bagi masyarakat. (mal)

0 Komentar