RADARPEKALONGAN.ID – Menghitung hari baik untuk menikah masih menjadi tradisi yang dijaga banyak masyarakat Jawa sebelum melangsungkan pernikahan.
Perhitungan ini menggunakan weton atau gabungan hari lahir dan hari pasaran Jawa untuk mengetahui kecocokan pasangan sekaligus menentukan waktu yang dianggap membawa keberuntungan dalam rumah tangga.
Dalam tradisi Primbon Jawa, hasil hitungan weton bukan sekadar angka. Nilai tersebut dipercaya menjadi pedoman untuk melihat karakter pasangan, potensi kehidupan rumah tangga, hingga memilih waktu yang dinilai lebih baik untuk menggelar pernikahan.
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 8 Juli 2026 Terbaru! Cek Daftar Lengkap Sebelum Harga BerubahHari Baik Memulai Usaha Dagang Menurut Primbon Jawa, Feng Shui dan Islam! Mana yang Paling Tepat?
Cara Menghitung Weton Calon Mempelai
Langkah pertama adalah mengetahui nilai neptu berdasarkan hari lahir dan hari pasaran Jawa.
Nilai neptu hari lahir:
- Minggu: 5
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
Nilai neptu pasaran Jawa:
- Wage: 4
- Kliwon: 8
- Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
Sebagai contoh:
- Calon mempelai perempuan lahir Selasa Pon = 3 + 7 = 10.
- Calon mempelai pria lahir Sabtu Kliwon = 9 + 8 = 17.
Selanjutnya jumlahkan keduanya sehingga menghasilkan nilai 27.
Arti Hasil Penjumlahan Weton
Setelah mendapatkan total neptu, hasilnya dicocokkan dengan kategori dalam Primbon Jawa.
- Pegat: dipercaya sering menghadapi ujian rumah tangga yang berat.
- Ratu: melambangkan pasangan yang dihormati dan harmonis.
- Jodoh: menunjukkan kecocokan serta saling menerima kekurangan.
- Topo: kehidupan awal rumah tangga penuh perjuangan, tetapi berakhir bahagia.
- Tinari: identik dengan keberuntungan dan kelancaran rezeki.
- Padu: rumah tangga sering mengalami perbedaan pendapat, namun tidak selalu berujung perpisahan.
- Sujanan: dihubungkan dengan godaan perselingkuhan.
- Pesthi: melambangkan kehidupan rumah tangga yang tenteram dan penuh kedamaian.
Pada contoh sebelumnya, total neptu 27 termasuk kategori Jodoh.
Menghitung Sisa Neptu
Selain melihat total neptu, sebagian masyarakat Jawa juga menggunakan metode sisa pembagian tujuh.
Misalnya jumlah neptu 27 dibagi 7 menghasilkan sisa 6.
Makna sisa neptu antara lain:
- Sisa 1: Wasesasegara, berwibawa dan penyabar.
- Sisa 2: Tunggaksemi, rezeki lancar.
- Sisa 3: Satriya Wibawa, memperoleh kemuliaan.
- Sisa 4: Sumur Sinaba, menjadi tempat meminta nasihat.
- Sisa 5: Satriya Wiring, sering mengalami kesedihan.
- Sisa 6: Bumikepetak, pekerja keras dan kuat menghadapi cobaan.
- Sisa 7: Lebu Ketiup Angin, perjalanan hidup penuh tantangan.
