PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Pemerintah Kota Pekalongan bersama sejumlah mitra menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di momen Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, yang akrab disapa Aaf, didampingi Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menyerahkan santunan kepada 70 anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi di bulan Muharram.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas Jetayu, Kamis (9/7/2026), ini terselenggara berkat sinergi berbagai pihak. Sejumlah institusi yang turut berkontribusi antara lain Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, Kospin Jasa, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekalongan, serta para donatur lainnya yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan anak yatim.
Wali Kota Pekalongan, Aaf, menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan setiap bulan Muharram. Program ini menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai kepedulian sosial dan ajaran Islam yang mengajarkan umatnya untuk saling berbagi dan memperhatikan sesama, terutama mereka yang membutuhkan.
Baca Juga:Hasil Observasi Dokter Jiwa: Pelaku Penusukan Maut di Tratebang Alami Gangguan JiwaPolres Pekalongan Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran
“Alhamdulillah, setiap tahun kegiatan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak yang bersama-sama berlomba dalam kebaikan,” ujar Aaf usai menyerahkan santunan di Masjid Al Ikhlas Jetayu, Kamis (9/7/2026).
Aaf mengapresiasi dukungan penuh dari YBM PLN, Kospin Jasa, Baznas Kota Pekalongan, dan seluruh donatur yang telah berkontribusi sehingga santunan dapat diberikan kepada puluhan anak yatim. Ia menilai semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap anak yatim masih sangat tinggi.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang agar anak-anak yatim tetap memiliki semangat untuk belajar, beribadah, dan meraih cita-cita setinggi-tingginya.
Kehadiran para tokoh masyarakat dan donatur diharapkan mampu memberikan motivasi tersendiri bagi anak-anak yatim untuk terus bersemangat menjalani hidup.
“Kita tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga mendoakan dan membimbing mereka agar kelak menjadi generasi yang sukses, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan santunan anak yatim di bulan Muharram ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan jumlah penerima manfaat yang semakin luas. Pemerintah Kota Pekalongan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial serupa, sehingga semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh dan menjadi budaya di Kota Pekalongan. (nul)
