Dekranasda Kota Pekalongan Pamerkan Batik dan Kerajinan Kreatif di HUT Dekranas ke-46

Dekranasda Kota Pekalongan Pamerkan Batik dan Kerajinan Kreatif di HUT Dekranas ke-46
ISTIMEWA, PAMERAN - Dekranasda Kota Pekalongan turut menampilkan dua UMKM binaannya, yakni Batik MH dan Racikelir, yang menempati stan nomor 107 pada Paviliun Jawa Tengah dalam HUT ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
0 Komentar

Selain menghadirkan batik khas Pekalongan yang telah menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat, Dekranasda Kota Pekalongan juga memperkenalkan berbagai produk kerajinan tangan berbahan kain perca serta limbah tekstil sejenis yang diolah menjadi produk kreatif dengan nilai jual dan nilai estetika tinggi.

Berbagai hasil karya tersebut menjadi bukti nyata bahwa sisa material tekstil dapat disulap menjadi produk yang inovatif, ramah lingkungan, dan memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Inggit menegaskan bahwa pengembangan kerajinan berbasis pemanfaatan kain perca merupakan salah satu bentuk komitmen Dekranasda Kota Pekalongan dalam mendorong ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Baca Juga:Desak Sekda Dicopot, Koalisi Transparansi Pekalongan Gelar Aksi di Depan Kantor Setda dan DPRDPemkab Batang Genjot Pengembangan 5 Destinasi Wisata Prioritas Mulai Tahun Depan

Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya mampu meningkatkan nilai tambah produk kerajinan, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan kembali limbah tekstil menjadi karya yang bermanfaat dan bernilai seni.

“Dengan kekayaan batik yang dimiliki serta kreativitas para perajin dalam mengolah kain perca menjadi berbagai produk kerajinan yang menarik, kami optimistis Kota Pekalongan akan terus menjadi salah satu pusat kerajinan unggulan Indonesia yang mampu bersaing di pasar global sesuai semangat HUT Dekranas ke-46, yaitu Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia,” pungkasnya. (nul)

0 Komentar