KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Warga Dukuh Kewayuhan, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, dikejutkan oleh peristiwa kebakaran yang melanda dua rumah warga pada Rabu (12/8/2026) pagi. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 09.30 WIB dan dengan cepat membesar, menghanguskan bagian-bagian rumah dalam waktu singkat.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, titik api awalnya berasal dari kandang burung merpati milik Nasikhin. Sambaran api kemudian merembet ke bagian kamar mandi rumah milik Makruf bin Nasukan (39), warga RT 02/RW 03 setempat, sebelum akhirnya melalap hampir seluruh bagian kedua bangunan tersebut.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Muhamad Denis Syahreza, yang saat itu sedang bermain game di dalam kamar. Ia mendengar suara letupan dan mencium bau asap yang menyengat. Ketika keluar untuk memeriksa, Denis terkejut melihat api sudah membesar di area kandang merpati.
Baca Juga:Macan Kumbang Lumpuhkan Warga Bawang, Akhirnya Dievakuasi Usai 6 Jam TerkurungSentra Triplek Rejosari Hidupkan Ekonomi Desa, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
“Saksi berusaha memadamkan api menggunakan air, tetapi upaya tersebut tidak berhasil,” demikian tertuang dalam laporan kejadian yang diterima kepolisian.
Merasa api tak kunjung padam, Denis segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan itu pun berbondong-bondong datang dan bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kemudian berjibaku bersama warga untuk menjinakkan kobaran api. Upaya tersebut berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi yang berada di kawasan permukiman padat penduduk.
Rumah yang terdampak diketahui milik Makruf bin Nasukan, warga kelahiran Kendal, 31 Juli 1987, yang kesehariannya bekerja sebagai pekerja swasta. Meskipun dua rumah mengalami kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. Petugas juga masih mendata total kerugian material yang ditimbulkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya kebakaran di permukiman padat. Warga diimbau untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik dan menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber api.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk segera melapor ke petugas pemadam kebakaran begitu melihat tanda-tanda kebakaran, guna meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar. (fur)
