Macan Kumbang Lumpuhkan Warga Bawang, Akhirnya Dievakuasi Usai 6 Jam Terkurung

Macan Kumbang Lumpuhkan Warga Bawang, Akhirnya Dievakuasi Usai 6 Jam Terkurung
M. DHIA THUFAIL. EVAKUASI KUMBANG - Petugas gabungan bersama warga melakukan evakuasi terhadap macan kumbang di Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang.
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Seekor macan kumbang membuat heboh warga Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, setelah satwa liar dilindungi tersebut turun ke permukiman dan meneror warga sejak Rabu (12/8/2026) dini hari.

Hewan buas itu bahkan sempat melukai dan memakan ternak milik warga sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan tim gabungan.

Peristiwa bermula sekitar pukul 05.30 WIB ketika warga melaporkan kemunculan macan kumbang berwarna hitam ke Polsek Bawang. Satwa tersebut terpantau masuk ke area rumah warga dan memangsa ayam serta marmut milik Turyono, warga RT 016/RW 003.

Baca Juga:Sentra Triplek Rejosari Hidupkan Ekonomi Desa, Serap Ribuan Tenaga Kerja LokalKemarau 2026 Lebih Kering, Polresta Batang Perkuat Antisipasi Karhutla

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono melalui Kapolsek Bawang AKP Slamet Riyanto menyampaikan bahwa personel gabungan dari Polsek Bawang, Koramil, Trantib, Perhutani, relawan, dan masyarakat setempat langsung dikerahkan untuk mengamankan lokasi.

Upaya awal dilakukan dengan mengurung satwa di dalam rumah milik Turyono dengan menutup seluruh akses pintu.

“Petugas di lapangan mengamankan lokasi dan mengurung macan kumbang yang masuk ke dalam rumah milik Bapak Turyono dengan cara menutup seluruh akses pintu rumah,” ujar AKP Slamet saat dikonfirmasi, Rabu.

Proses evakuasi kemudian melibatkan tim ahli dari BKSDA Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Rimbawanto, Tim Taman Safari Beach Batang bersama dokter hewan Drh. Bowo, Damkar, BPBD Kabupaten Batang, serta jajaran Muspika Bawang. Setelah melalui persiapan matang, sekitar pukul 10.00 WIB tim melakukan pembiusan terhadap satwa tersebut.

Macan kumbang akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 11.30 WIB dan dimasukkan ke kandang khusus untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Berdasarkan dugaan sementara, satwa dilindungi tersebut turun ke permukiman karena mengalami luka pada salah satu kakinya sehingga kesulitan berburu mangsa di habitat alaminya.

“Dugaan sementara, macan kumbang tersebut turun ke pemukiman warga untuk mencari makan karena salah satu kakinya mengalami luka, sehingga kesulitan beradaptasi mencari makanan dan sekarang mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” jelas AKP Slamet.

Baca Juga:Bantuan RTLH PMI Batang Naik Jadi Rp17,5 Juta, 14 Rumah Telah DirehabFakultas Hukum Unikal Raih Akreditasi Unggul, Targetkan Dampak Lebih Luas

Meskipun proses evakuasi berlangsung cukup panjang karena petugas harus menjaga keselamatan warga dan satwa, seluruh rangkaian penanganan berjalan aman tanpa korban jiwa maupun luka-luka.

0 Komentar