Siswa Baru SD Muhammadiyah Kajen Belajar Budaya Dunia Bersama Tiga Mahasiswa Asing

Siswa Baru SD Muhammadiyah Kajen Belajar Budaya Dunia Bersama Tiga Mahasiswa Asing
MALEKHA. PEMBUKAAN - Pelepasan balon sebagai simbolisasi pembukaan MPLS di SD Muhammadiyah Kajen.
0 Komentar

KAJEN, RADARPEKALONGAN.ID – Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah Kajen Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung istimewa.

Pihak sekolah menghadirkan tiga mahasiswa internasional dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gusdur) Pekalongan sebagai pemuka (opener) kegiatan tahun ini.

Mereka adalah Masanusi Rehbaru dari Thailand, Nurul Etika Sari dari Malaysia, dan Janice Sebastian dari Filipina. Melalui aktivitas interaktif yang edukatif dan menyenangkan, ketiga mahasiswa asing tersebut mengenalkan bahasa serta budaya negara asal mereka kepada para peserta didik baru.

Baca Juga:Dukung Pengembangan Kampus UMKABA, Bupati Kendal Serahkan Hibah Rp5 Miliar untuk PDM KendalTak Kejar Wisata Massal, Desa Tombo Pilih Jaga Alam dan Kopi Lokal

Kehadiran mereka memicu antusiasme tinggi dari para siswa. Usai kegiatan, perwakilan mahasiswa internasional menyampaikan rasa terima kasih dan kesan mendalam atas sambutan hangat yang mereka terima selama berada di lingkungan sekolah.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah Kajen atas undangan, sambutan, dan layanan yang begitu hangat kepada kami. Kami sangat bersyukur diberi kesempatan untuk bertemu, belajar, dan berbagi bersama adik-adik. Mengajar bahasa dari negara kami serta melihat semangat dan keceriaan mereka menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ungkap mereka.

Para mahasiswa asing tersebut juga berharap dapat kembali berkunjung pada masa mendatang dengan membawa rekan-rekan mahasiswa dari negara lain yang lebih beragam.

Mereka menilai antusiasme siswa SD Muhammadiyah Kajen sangat luar biasa dan layak mendapatkan kesempatan lebih luas untuk mengenal dunia.

“Semoga pada kesempatan yang akan datang kami dapat berkunjung kembali ke SD Muhammadiyah Kajen, meluangkan lebih banyak waktu bersama adik-adik, serta memperkenalkan mereka kepada mahasiswa asing dari negara-negara lain agar mereka dapat mengenal lebih banyak bahasa dan budaya,” tambah mereka.

Kepala SD Muhammadiyah Kajen, Mustariadi, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi tinggi kepada UIN Gusdur Pekalongan atas kolaborasi yang terjalin.

Ia menilai interaksi langsung dengan warga dunia merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi tumbuh kembang anak didik, terutama dalam membentuk pola pikir global sejak usia dini.

Baca Juga:PLT Bupati Pekalongan: Alih Fungsi Sawah Harus Dikendalikan Demi Ketahanan PanganPlt Bupati Pekalongan Imbau Warga Jaga Kondusivitas Jelang Pilkades Serentak 30 Desa

“Kami merasa bangga dan bersyukur SD Muhammadiyah Kajen menjadi bagian dari kegiatan internasional ini. Kehadiran Kak Masanusi Rehbaru, Kak Nurul Etika Sari, dan Kak Janice Sebastian memberikan pengalaman yang luar biasa bagi anak-anak. Mereka belajar bahwa dunia itu luas, penuh keberagaman, dan semua dapat dipersatukan melalui semangat belajar, persahabatan, serta saling menghormati,” tutur Mustariadi.

0 Komentar