Kajen, RADARPEKALONGAN.ID — Kebakaran melanda area perkebunan tebu siap panen di Dukuh Buaran, Desa Gandarum, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/7/2026) siang.
Kobaran api yang diduga dipicu oleh buangan puntung rokok pengguna jalan tersebut menghanguskan sedikitnya satu hektar tanaman tebu dan memicu kerugian materiil hingga Rp 10 juta.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat sejumlah buruh tani tengah melakukan aktivitas penebangan tebu di lahan seluas tujuh hektar tersebut.
Baca Juga:BMKG Peringatkan Kemarau Panjang, LPBI NU Kendal Siapkan Mitigasi Kekeringan dan Karhutla di Desa RawanDiduga Dibakar OTK, Polisi Tunggu Hasil Labfor Ungkap Kebakaran MTs NU 27 Unggulan Jatipurwo Kendal
Mandor pekerja tebang, Khadil (40), menceritakan bahwa saat ia dan kelompoknya fokus memotong tebu di sisi selatan, kepulan asap dan kobaran api tiba-tiba muncul dari area sisi utara dekat jalan raya yang telah selesai ditebang.
Api dengan cepat menyambar tumpukan daun tebu kering (daduk) yang berserakan di tanah. Hembusan angin kencang di lokasi membuat kobaran api cepat membesar dan merambat ke area tanaman tebu yang belum dipanen.
“Para pekerja sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun karena angin kencang, api makin cepat membesar sehingga mereka memilih menyelamatkan diri dan melapor ke polisi serta Damkar,” ujar Kapolsek Kajen, Iptu Teguh Subiyantoro.
Menerima laporan darurat tersebut, personel Polsek Kajen bersama dua unit armada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan langsung diterjunkan ke lokasi. Bergotong royong bersama TNI dan warga sekitar, proses pemadaman berlangsung intensif selama 1,5 jam hingga api benar-benar padam pada pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, sumber api bermula dari pinggir jalan penghubung Desa Pekiringan Alit dan Desa Gandarum.
“Dari hasil olah TKP, api diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang secara tidak sengaja oleh pengguna jalan. Puntung menyulut daun tebu kering hingga membesar,” kata Iptu Teguh Subiyantoro, Sabtu.Kendati tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, insiden ini merusak kualitas tebu siap panen sehingga nilai jual hasilnya diperkirakan anjlok hingga 50 persen.
Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan dan masyarakat luas agar ekstra waspada dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama saat melintasi kawasan perkebunan dan lahan kering di musim kemarau. (had)
