Mahasiswa KKN USM Latih Warga Wates Budi Daya Akuaponik LEGA untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Mahasiswa KKN USM Latih Warga Wates Budi Daya Akuaponik LEGA untuk Ketahanan Pangan Keluarga
IST. PELATIHAN - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Semarang (USM) menggelar pelatihan budi daya akuaponik bertajuk \"LEGA\" (Lele dan Sayur Keluarga) di Balai Posyandu RW 03 Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (17/7).
0 Komentar

Semarang, RADARPEKALONGAN.ID — Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Semarang (USM) menggelar pelatihan budi daya akuaponik bagi warga Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Kegiatan bertajuk “LEGA” (Lele dan Sayur Keluarga) ini dilangsungkan di Balai Posyandu RW 03 Kelurahan Wates pada Jumat (17/7/2026). Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian pangan tingkat rumah tangga di wilayah perkotaan.

Ketua Kelompok KKN USM, Putri Eka, menjelaskan bahwa sistem akuaponik LEGA mengombinasikan budi daya ikan lele atau akuakultur dengan penanaman sayuran kangkung berbasis hidroponik dalam satu wadah yang terintegrasi.

Baca Juga:Diduga Dibakar OTK, Polisi Tunggu Hasil Labfor Ungkap Kebakaran MTs NU 27 Unggulan Jatipurwo KendalPutus Rantai Penyakit Genetik, POPTI Batang Sasar Remaja lewat Sosialisasi Zero Talasemia di Sekolah

Metode ini dinilai menjadi solusi tepat guna bagi masyarakat perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan pekarangan rumah, sehingga tetap dapat memproduksi bahan pangan bergizi secara mandiri.

“Melalui edukasi dan praktik sederhana ini, kami berharap warga mampu menghemat pengeluaran rumah tangga sekaligus menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” kata Putri Eka, Jumat.

Putri menambahkan, selain menghemat ruang, sistem akuaponik ini relatif efisien karena kotoran dari budi daya ikan lele dapat dimanfaatkan sebagai nutrisi alami bagi tanaman kangkung di atasnya.

Rangkaian kegiatan pemberdayaan ini dilanjutkan dengan aksi kerja bakti massal bersama warga setempat. Mahasiswa dan masyarakat membersihkan area sekitar Balai Posyandu serta lingkungan pemukiman RW 03 guna memupuk budaya gotong royong dan menjaga sanitasi lingkungan.

Melalui program terpadu ini, para mahasiswa berharap masyarakat Kelurahan Wates dapat mereplikasi sistem akuaponik di kediaman masing-masing secara berkelanjutan demi mendukung pemenuhan gizi keluarga serta menekan angka belanja harian. (Anang)

0 Komentar