Peringati Hari Anak Nasional 2026, Dindik Pekalongan Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif dan PAUD

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Dindik Pekalongan Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif dan PAUD
ISTIMEWA. Kepala Bidang PAUD dan PNF, Sherly Imanda Hidayah.
0 Komentar

Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID — Momentum Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dimanfaatkan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan untuk memperkuat komitmen pemenuhan hak anak, khususnya akses terhadap pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif.

Pemkot Pekalongan terus mendorong agar tidak ada anak, termasuk anak usia dini dan penyandang disabilitas, yang tertinggal dalam mengenyam jenjang persekolahan.

Kepala Dindik Kota Pekalongan, Mabruri, melalui Kepala Bidang PAUD dan PNF, Sherly Imanda Hidayah, menyampaikan bahwa langkah ini diintegrasikan langsung dengan dukungan Program Wajib Belajar 13 Tahun.

Baca Juga:Bertaruh Nyawa di Jalanan, Relawan Pengatur Lalu Lintas Weleri Diupayakan Dapat BPJS oleh PDM KendalTekan Beban Jarak Kerja, Pemkab Pekalongan Inventarisasi ASN demi Efisiensi Pelayanan

“Ke depan kami akan bekerja sama dengan posyandu untuk menjaring anak usia dini yang belum mendapatkan layanan PAUD. Begitu juga anak-anak disabilitas yang belum bersekolah akan terus kami pantau agar tetap bisa memperoleh hak pendidikannya,” ujar Sherly, Jumat (24/7/2026).

Selain memperluas keterjangkauan sekolah, Pemkot Pekalongan memfasilitasi perlengkapan dasar bagi siswa dari keluarga kurang mampu di tingkat SD dan SMP melalui penyaluran bantuan seragam gratis.

Saat ini, Kota Pekalongan menaungi 266 lembaga PAUD yang menjadi pilar utama dalam menghadirkan ekosistem belajar ramah anak serta mendukung tumbuh kembang usia dini secara optimal.

Guna memeriahkan HAN 2026, Dindik Kota Pekalongan menggelar serangkaian program penguatan, seperti peningkatan kapasitas guru, sosialisasi penanganan kesulitan belajar bersama RS HA Djunaid, hingga lomba melukis bersama Bunda PAUD.

Melalui sinergi antara satuan pendidikan, pemerintah, dan peran vital keluarga di rumah, Pemkot Pekalongan optimistis dapat mencetak generasi penerus yang tangguh, terlindungi dari tindakan perundungan, dan berkualitas. (nul)

0 Komentar