Peringati Hari Anak Nasional 2026, SMPN 17 Pekalongan Gelar Makan Bergizi Gratis dan Dolanan Bocah

Peringati Hari Anak Nasional 2026, SMPN 17 Pekalongan Gelar Makan Bergizi Gratis dan Dolanan Bocah
MALEKHA. SERU - Keseruan para siswa saat melakukan permainan tradisional.
0 Komentar

Pekalongan, RADARPEKALONGAN.ID — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di SMP Negeri 17 Pekalongan berlangsung semarak dengan memadukan aktivitas kebugaran, edukasi gizi, dan permainan tradisional, Kamis (23/7/2026).

Menyelaraskan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini dihelat sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor S/400.2.5.1/238/2026.

Seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan, mengawali perayaan dengan jalan sehat bersama yang diiringi oleh penampilan tim Drumband SMPN 17 Pekalongan.

Baca Juga:Tekan Kebocoran Cukai, FKUB Pekalongan Didorong Edukasi Masyarakat Bahaya Rokok Ilegal80 Persen UMKM Kuliner Belum Bersertifikat Halal, Pemkab Kendal Pacu Penguatan Ekosistem Produk Lokal

Kepala SMP Negeri 17 Pekalongan, Agnesti, menyampaikan bahwa rangkaian acara dirancang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak, sehat, dan inklusif.

“Kami ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, sehat, dan inklusif. Melalui jalan sehat dan drumband ini, kita tidak hanya berolahraga tetapi juga mempererat kebersamaan,” ujar Agnesti, Kamis.

Usai jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama seluruh siswa. Langkah ini menjadi wujud dukungan nyata sekolah terhadap pemenuhan gizi seimbang demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat penting untuk mengedukasi anak-anak agar terbiasa mengonsumsi makanan sehat sebagai bekal masa depan mereka,” imbuhnya.

Kemeriahan HAN 2026 di SMPN 17 Pekalongan ditutup dengan perlombaan dolanan bocah atau permainan tradisional, seperti layang-layang, egrang, rok benteng, tarik tambang, dan lompat tali.

Selain menghadirkan hiburan yang aman, perlombaan tradisional ini difungsikan sebagai media melatih nilai kerja sama, kedisiplinan, sportivitas, serta penguatan karakter siswa di luar kelas. (mal)

0 Komentar