Berkat Teriakan ‘Begal’, Pelaku Kabur
Di tengah kepungan dan dalam kondisi terluka, R dan istrinya tidak kehilangan akal. Mereka berteriak sekeras-kerasnya meminta tolong dengan kata “Begal! Begal!” yang menggema di sekitar lokasi.
“Kami langsung teriak ‘Begal! Begal!’. Begitu kami teriak-teriak, mereka (para pelaku) langsung ketakutan. Mereka langsung putar balik dan kabur semua,” kenang R dengan nada lega.
R menegaskan bahwa insiden tersebut murni aksi kriminalitas jalanan yang menyasar pengendara secara acak, karena dirinya tidak memiliki konflik pribadi dengan siapa pun. Ia sempat menduga para pelaku berpura-pura seperti debt collector yang hendak menarik kendaraan bermasalah. Namun, R memastikan bahwa sepeda motor yang dikendarainya menggunakan pelat nomor asli dan dilengkapi surat-surat yang sah.
Baca Juga:Kemenag Batang Kaji Haji 2027, Jemaah Hanya Bayar Rp18 Juta di PelunasanKOF 2026 Tembus 462 Ribu Pengunjung, Transaksi Tembus Rekor Rp60,6 Miliar di Kendal
“Bahkan saya ada BPKB-nya di rumah. Mungkin motor saya jadi sasaran karena platnya B,” ungkapnya.
Akibat peristiwa tersebut, R dan istrinya mengalami luka lecet di sejumlah bagian tubuh akibat terjatuh ke aspal. Sepeda motor yang mereka kendarai juga mengalami kerusakan pada bagian bodi. Kini, laporan pengaduan telah resmi diterima oleh SPKT Polres Pekalongan Kota untuk ditindaklanjuti proses penyelidikan lebih lanjut. (way)
