Program Makan Telur Setiap Jumat, Solusi Bantu Peternak Ayam Petelur

Program Makan Telur Setiap Jumat, Solusi Bantu Peternak Ayam Petelur
TRIYONO. MEDIASI - Perwakilan Peternak Ayam Petelur saat mediasi dengan Pemkab dan DPRD Kabupaten Pekalongan.
0 Komentar

KAJEN, RADARPEKALONGAN.ID – Harga telur yang masih belum menguntungkan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dalam pertemuan dengan perwakilan peternak ayam petelur, Pemkab Pekalongan mengusulkan sebuah program strategis yang diharapkan dapat menjadi angin segar bagi para peternak, yakni gerakan makan telur bagi ASN setiap hari Jumat.

Asisten II Pemkab Pekalongan, Anis Rosidi, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan salah satu langkah konkret untuk mengatasi permasalahan harga sekaligus memberdayakan peternak ayam petelur di wilayah Kabupaten Pekalongan.

“Untuk mengatasi harga sekaligus memberdayakan peternak ayam petelur, nanti bisa diusulkan program ke Plt Bupati Pekalongan,” kata Anis di hadapan para peternak.

Baca Juga:Panen Keempat Padi Biosalin di Lahan Rob, Produktivitas Tembus 6,6 TonCari Udang di Empang, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Terlungkup

Ia menjelaskan, program makan telur bagi ASN dapat menjadi solusi jangka pendek yang efektif. Dengan adanya konsumsi rutin setiap hari Jumat, kebutuhan telur dari peternak lokal akan terserap secara langsung, sehingga membantu kelancaran distribusi dan meningkatkan omzet pemasaran.

“Nanti bisa ada makan telur setiap hari Jumat atau apa bagi ASN. Kemudian bisa ditambah susu,” ujarnya menambahkan.

Anis menilai, jika program ini dapat direalisasikan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh peternak melalui peningkatan penjualan, tetapi juga memberikan manfaat bagi ASN dalam hal pemenuhan gizi. Program ini diharapkan menjadi stimulan bagi perluasan pasar produk peternakan di Kabupaten Pekalongan.

“Jadi omset pemasaran telur akan bertambah,” jelasnya.

Pemkab Pekalongan berharap program ini dapat menjadi salah satu solusi jangka pendek yang membantu peternak ayam petelur, terutama ketika harga telur mengalami tekanan sementara, sementara biaya produksi seperti pakan ternak tetap tinggi.

Ke depan, pemerintah terus mendorong langkah-langkah strategis lainnya untuk memperkuat keberlangsungan usaha peternak lokal.

Dengan adanya program tersebut, diharapkan telur hasil produksi peternak lokal tidak hanya memiliki pasar yang lebih luas, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus mendorong masyarakat untuk mengonsumsi pangan bergizi. (yon)

0 Komentar