Bulan Imunisasi Anak Sekolah Batang Targetkan 20.572 Pelajar, Cegah Campak hingga Kanker Serviks

Bulan Imunisasi Anak Sekolah Batang Targetkan 20.572 Pelajar, Cegah Campak hingga Kanker Serviks
NOVIA ROCHMAWATI. IMUNISASI - Pelajar SDN Klidang Wetan Batang saat mendapatkan imunisasi dari Puskesmas Batang 2.
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Batang menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 sebagai upaya memperkuat perlindungan kesehatan bagi anak usia sekolah terhadap berbagai penyakit berbahaya yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Kasi Surveilans, Imunisasi, dan Kejadian Luar Biasa Dinkes Batang, Khairunnisa, menjelaskan bahwa BIAS merupakan program rutin tahunan yang bertujuan memberikan imunisasi lanjutan kepada anak-anak guna mempertahankan kekebalan tubuh mereka sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah.

Tahun ini, BIAS menargetkan dua jenis imunisasi utama. Pertama, imunisasi Measles-Rubella (MR) yang menyasar 14.164 siswa kelas 1 untuk melindungi mereka dari penyakit campak dan rubella.

Baca Juga:Jalan Berbatu Toso-Kluwih Kini Mulus Berkat TMMD, Mobilitas Warga MelonjakPatroli Gabungan 42 Personel Antisipasi Karhutla di Jalur Rawan Pekalongan

Kedua, imunisasi Human Papillomavirus (HPV) yang ditujukan kepada 6.408 siswi kelas 5 sebagai langkah preventif terhadap kanker serviks di kemudian hari. Dengan demikian, total sasaran BIAS 2026 mencapai 20.572 anak.

Khairunnisa menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menjaga kekebalan individu, tetapi juga membangun kekebalan kelompok (herd immunity) di lingkungan sekolah.

Dengan cakupan imunisasi yang luas, angka kesakitan, kecacatan, bahkan kematian akibat PD3I dapat ditekan secara signifikan.

Selain itu, BIAS juga berperan dalam mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) yang berpotensi mengganggu proses belajar mengajar.

“Kami berharap program ini berjalan lancar dengan dukungan penuh dari sekolah, orang tua, tenaga kesehatan, dan lintas sektor terkait. Sinergi semua pihak sangat menentukan keberhasilan imunisasi anak usia sekolah,” ujar Khairunnisa.

Salah satu lokasi pelaksanaan BIAS berlangsung di SDN Klidang Wetan pada Kamis (13/8/2026), dengan tenaga medis dari Puskesmas Batang 2.

Kepala SDN Klidang Wetan, Sugita, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama yang telah terjalin antara sekolah dan puskesmas melalui nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik secara berkelanjutan.

Baca Juga:SPPG Kendal Diminta Serap Telur Peternak Lokal untuk MBGWali Kota Lepas Pelajar Berprestasi ke Tiga Ajang Nasional Sekaligus

“Dari total 67 siswa yang menjadi sasaran di sekolah kami, sebanyak 56 anak mengikuti imunisasi. Sisanya tidak ikut karena sebagian orang tua memberikan izin tidak, dan sebagian lain karena anak merasa takut,” jelas Sugita.

Ia pun menegaskan bahwa imunisasi dalam program BIAS bersifat sukarela atau tidak wajib, sehingga keputusan akhir tetap berada di tangan orang tua masing-masing.

0 Komentar