Pemuda Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong Bligo, Polisi: Tak Ada Kekerasan

Pemuda Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong Bligo, Polisi: Tak Ada Kekerasan
ISTIMEWA. EVAKUASI – Polisi dan BPBD Kab. Pekalongan mengevakuasi jasad pemuda di Bligo, Kecamatan Buaran, untuk divisum di rumah sakit.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Suasana di Kelurahan Bligo, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, mendadak hening pada Kamis (13/8/2026) pagi setelah seorang pemuda ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah kosong tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Korban diketahui bernama STA, berusia 29 tahun, dan berprofesi sebagai buruh. Jasadnya pertama kali terlihat oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB, yang kemudian melaporkan temuan tersebut kepada aparat kelurahan.

Kapolsek Buaran, AKP Sunarto, membenarkan peristiwa itu. Pihaknya menerima laporan dari lurah setempat sekitar pukul 08.00 WIB dan segera menurunkan tim dari Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) serta Unit Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Pekalongan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:Patroli Gabungan 42 Personel Antisipasi Karhutla di Jalur Rawan PekalonganSPPG Kendal Diminta Serap Telur Peternak Lokal untuk MBG

“Begitu laporan masuk, petugas kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan tindakan awal sesuai prosedur,” ujar Sunarto dalam keterangannya, Kamis siang.

Proses evakuasi jenazah dilakukan secara kolaboratif antara personel kepolisian dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan.

Setelah berhasil dievakuasi, tubuh korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Pekajangan untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Hasil visum luar yang dilakukan tim medis RSI Pekajangan menunjukkan bahwa tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh STA.

Temuan ini juga selaras dengan kesimpulan tim Inafis yang telah melakukan pengolahan TKP secara menyeluruh.

“Dari hasil visum, tidak ada tanda kekerasan. Indikasi sementara mengarah pada tindakan mengakhiri hidup. Ini juga diperkuat oleh olah TKP yang kami lakukan,” jelas Kapolsek.

Dari keterangan keluarga, korban yang masih lajang itu dikenal sebagai pribadi yang pendiam, tetapi tidak pernah memperlihatkan tanda-tanda depresi atau masalah berat.

Baca Juga:Wali Kota Lepas Pelajar Berprestasi ke Tiga Ajang Nasional SekaligusFun Run dan Bakti Sosial, Tenaga Medis RSUD Bendan Rayakan HUT ke-3

Menariknya, pada malam sebelum kejadian, STA masih terlihat bergaul dan berkumpul bersama teman-temannya seperti biasa.

“Keluarga mengatakan tidak ada keluhan atau masalah yang terungkap sebelumnya. Namun berdasarkan penelusuran awal, dugaan kami mengarah pada tekanan ekonomi,” tambah Sunarto.

Keluarga korban sendiri menyatakan telah merelakan kepergian STA dan menolak dilakukannya autopsi lanjutan. Jenazah kemudian diserahkan sepenuhnya kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak. (way)

0 Komentar