Ristanto menegaskan bahwa ketiga inovasi tersebut hanyalah sebagian kecil dari berbagai gagasan yang muncul. Yang terpenting, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi persoalan di setiap unit dan mencari solusi konkret.
“Didapatkan suatu goal, walaupun diawali dengan momentum Agustusan. Ada semangat bagaimana untuk melayani yang lebih baik, efektif dan efisien,” jelasnya.
RSUD Batang berharap semangat inovasi ini tidak berhenti pada ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan. Dengan terus berinovasi, rumah sakit ini optimistis dapat menghadirkan pelayanan yang semakin prima dan memuaskan bagi masyarakat Kabupaten Batang dan sekitarnya. (nov)
