PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus menguatkan kualitas pelayanan ibadah haji melalui serangkaian evaluasi dan persiapan dini untuk penyelenggaraan haji tahun 2027.
Hal ini mengemuka dalam kegiatan Evaluasi dan Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Kota Pekalongan Tahun 1448 H/2027 M yang berlangsung di Hotel Nirwana, Rabu (26/8/2026).
Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, dalam sambutannya menekankan bahwa evaluasi menjadi momentum strategis untuk mempertahankan aspek-aspek pelayanan yang sudah berjalan baik sekaligus memperbaiki berbagai kendala yang masih ditemui pada penyelenggaraan haji tahun 2026.
Baca Juga:Kekeringan Landa 511 Hektare Lahan Pertanian di Batang, 153 Hektare Gagal PanenKarnaval Boja Meriah, SMK Muhammadiyah 2 Angkat Budaya Toraja dengan 800 Siswa
“Harapan kami, kendala yang terjadi tahun ini bisa menjadi bahan perbaikan, sementara hal-hal yang sudah baik kita pertahankan. Pelayanan kepada jemaah harus dilakukan dengan hati, profesional, serta didukung koordinasi seluruh stakeholder,” ujarnya di hadapan para peserta evaluasi.
Capaian membanggakan turut disampaikan oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji (Kemenhaj) Jawa Tengah, Fitriyanto. Ia mengungkapkan bahwa Indeks Kepuasan Jemaah Haji tahun 2026 mencapai angka 91,4 persen, yang merupakan capaian tertinggi dalam sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia.
Prestasi ini tidak lepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Kementerian Haji dan Umrah, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang saling bahu-membahu memberikan pelayanan terbaik.
“Untuk 2027, kuota haji nasional ditetapkan sebanyak 221.000 jemaah. Penguatan pelayanan juga terus dilakukan, termasuk peningkatan jumlah petugas haji agar pelayanan di lapangan semakin optimal,” tegas Fitriyanto.
Sementara itu, Kepala Kemenhaj Kota Pekalongan, R. Antono, menegaskan bahwa capaian indeks kepuasan yang tinggi tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi antar seluruh pemangku kepentingan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KBIHU terbaik sebagai bentuk motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada para jemaah.
“Kami juga memberikan apresiasi kepada KBIHU terbaik sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan jemaah,” ungkapnya.
Kasi Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji Kemenhaj Kota Pekalongan, Mahmudah, menambahkan bahwa evaluasi yang dilakukan mencakup seluruh rangkaian pelaksanaan haji, baik di tanah air maupun di Tanah Suci, sekaligus menjadi fondasi utama dalam persiapan haji tahun 2027 mendatang.
