BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – SEZ Industropolis Run 2026 kembali digelar di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Rabu (26/8/2026). Memasuki tahun ketiga, ajang lari yang mengusung konsep sport tourism ini tak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga mulai membidik atlet dan pelari nasional untuk menguji kemampuan serta memburu catatan waktu terbaik.
Kepala Departemen Corporate Office & Protocoler KEK Industropolis Batang, M Rizza Akbar, menyatakan penyelenggaraan tahun ini ingin terus meningkatkan standar kompetisi.
“Memasuki tahun ketiga, kami ingin SEZ Industropolis Run terus berkembang dan memiliki standar yang semakin tinggi,” ujarnya dalam jumpa pers di KITB, Rabu sore.
Baca Juga:Truk Mangkal di Exit Tol Kandeman Batang, Dishub Siapkan E-Parking QRISCukup Memuaskan? Ramalan Keuangan Zodiak 28 Agustus 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan adalah karakter lintasan yang relatif landai atau flat track. Lintasan tersebut telah tersertifikasi AIMS (Association of International Marathons and Distance Races), sehingga menjadi modal bagi peserta untuk mengoptimalkan performa dan mengejar personal best. Pencatatan waktu pun menggunakan timing chip demi akurasi hasil lomba.
Tak hanya soal kecepatan, peserta juga disuguhi lanskap beragam sepanjang rute. Lintasan membentang melewati kawasan industri modern, perkebunan karet, danau reservoir, hingga kawasan dermaga di pesisir Laut Jawa.
Penyelenggara melakukan evaluasi dengan menerapkan route reversal atau perubahan arah lintasan dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah ini bertujuan memperbaiki pergerakan pelari di sejumlah titik krusial, termasuk kawasan dermaga, sehingga distribusi pelari lebih merata dan potensi kepadatan dapat ditekan.
Kepala Bapperida Kabupaten Batang, Bagus Pambudi, menilai SEZ Industropolis Run dapat menjadi media memperkenalkan Batang dari perspektif berbeda.
“Tidak hanya sebagai daerah yang berkembang dengan kawasan industrinya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki ruang bagi olahraga, pariwisata, komunitas, dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah diproyeksikan menggerakkan sektor ekonomi pendukung, mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi, hingga aktivitas ekonomi masyarakat selama penyelenggaraan event.
SEZ Industropolis Run 2026 menargetkan 2.626 peserta yang terbagi dalam tiga kategori. Half Marathon (HM) ditargetkan diikuti 350 pelari, 10K sebanyak 1.300 peserta, dan 5K sebanyak 976 peserta. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp100 juta.
