Perkuat Ekosistem Industri dan Perhotelan, Tiga Investor Global Resmi Masuk KEK Kendal

Perkuat Ekosistem Industri dan Perhotelan, Tiga Investor Global Resmi Masuk KEK Kendal
ABDUL GHOFUR. INVESTASI - Penandatanganan MoU antara PT Kawasan Industri Kendal dan Zhejiang Tongli Clothing resmi dilakukan sebagai langkah memperkuat ekosistem industri garmen berkelanjutan di KEK Kendal, Selasa (8/9/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Aktivitas investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal semakin menggeliat seiring masuknya tiga perusahaan baru yang membidik sektor bahan baku sintetis, garmen, hingga perhotelan.

Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam Forum Pemasaran Investasi Jawa Tengah 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Selasa (8/9/2026).

Tiga investor yang resmi masuk yakni Anhui Anli Materials Technology Co Ltd (synthetic leather), Zhejiang Tongli Clothing Co Ltd (garment), serta PT Padimas Surya Makmur yang akan membangun hotel bintang empat.

Baca Juga:Perkuat Konservasi Pesisir, 450 Bibit Mangrove Ditanam di Edu Ekowisata Degayu PekalonganKejari Kota Pekalongan Musnahkan Barang Bukti 29 Perkara Inkrah, Didominasi Kasus Narkotika

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menegaskan bahwa masuknya ketiga perusahaan tersebut tidak sekadar menambah volume investasi, melainkan juga memperkuat rantai pasok (supply chain) dan fasilitas pendukung kawasan.

“Anli memperkuat rantai pasok material, Tongli memperdalam ekosistem fashion dan garment, sementara ekspansi Padimas ke hospitality menunjukkan kebutuhan fasilitas pendukung bisnis juga semakin tumbuh,” tegas Juliani, Kamis (10/9/2026).

Anhui Anli asal China membawa kapasitas produksi skala besar bahan kain sintetis ramah lingkungan, sedangkan Zhejiang Tongli memperkuat manufaktur pakaian global (activewear dan fashion).

Sementara itu, ekspansi perhotelan oleh PT Padimas Surya Makmur disiapkan guna merespons lonjakan kebutuhan akomodasi serta fasilitas komersial seiring meningkatnya mobilitas pelaku bisnis dan pekerja di KEK Kendal. (fur)

0 Komentar