Gandeng UI GreenMetric, Unikal Terapkan Konsep Kampus Hijau dan Sinergi Bersama Pemkot Pekalongan

Gandeng UI GreenMetric, Unikal Terapkan Konsep Kampus Hijau dan Sinergi Bersama Pemkot Pekalongan
MALEKHA. CINDERAMATA - Pemberian kenang-kenangan dari Rektor Unikal kepada pemateri.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Universitas Pekalongan (Unikal) secara resmi menjalin kerja sama pendampingan jangka panjang dengan UI GreenMetric untuk mempercepat perwujudan tata kelola kampus hijau (green campus) yang berkelanjutan.

Langkah strategis tersebut diawali melalui kegiatan capacity building yang dihadiri oleh Kepala UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A., guna menyusun arah kebijakan lingkungan institusi perguruan tinggi tersebut.

Rektor Unikal, Assoc. Prof. Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M., menegaskan bahwa komitmen kampus hijau bukan sekadar mengejar pemeringkatan formal, melainkan bentuk integrasi isu keberlanjutan ke dalam rencana strategis universitas.

Baca Juga:23 Kasus Karhutla Terjadi di Batang dalam Sebulan, BPBD Ungkap Penyebab Dominan Pembakaran SampahHarga Beras Tembus Rp 16.000 Per Kg, Pemkab Kendal Siapkan Operasi Pasar Meski Stok Surplus 30 Persen

“Jadi ini adalah tahap awal bahwa Universitas Pekalongan ingin berupaya bagaimana isu keberlanjutan ini menjadi tanggung jawab di kampus. Maka langkah yang pertama adalah kita membutuhkan pendampingan dari Universitas Indonesia, dalam hal ini UI GreenMetric,” ujar Andi Kushermanto di Kota Pekalongan, Jumat (11/9/2026).

Andi menjelaskan, esensi kampus hijau tidak melulu diukur dari luasnya lahan terbuka hijau, melainkan pada kemampuan civitas akademika dalam melakukan efisiensi sumber daya serta pengubahan pola pikir (mindset).

Sebagai langkah nyata, Unikal mulai mengadaptasi teknologi ramah lingkungan seperti penggunaan kran otomatis di area toilet, sistem pemilahan sampah terpadu, hingga mendorong mahasiswa beralih menggunakan kendaraan listrik.

Inisiatif proaktif Unikal tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., khususnya terkait penyerahan dokumen analisis kebijakan (policy brief) lingkungan dari akademisi untuk pemerintah daerah.

Balgis berharap tata kelola lingkungan berbasis pendidikan yang dirintis Unikal dapat menjadi model contoh yang ditiru oleh kampus maupun sekolah-sekolah lain di Kota Pekalongan. (mal)

0 Komentar