Dampak Kekeringan Meluas ke 6 Kecamatan di Kendal, PMI dan BPBD Genjot Penyaluran Air Bersih

Dampak Kekeringan Meluas ke 6 Kecamatan di Kendal, PMI dan BPBD Genjot Penyaluran Air Bersih
ABDUL GHOFUR. DROPING AIR - PMI Kendal menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan yang meluas di enam kecamatan dan delapan desa, Selasa (15/9/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Dampak musim kemarau di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kian meluas hingga pertengahan September 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal mencatat sedikitnya delapan desa di enam kecamatan mulai mengalami krisis air bersih.

Petugas Pusdalops BPBD Kendal, Dasuki, mengungkapkan bahwa enam wilayah terdampak tersebut mencakup Kecamatan Kaliwungu Selatan, Ringinarum, Plantungan, Sukorejo, Patean, serta Kecamatan Singorojo yang menjadi daerah terbaru penambahan titik krisis air.

Baca Juga:Bawakan Lakon Raden Joko Bahu, Dalang Cilik Batang Siap Unjuk Kebolehan di Festival Dalang Anak SoloKurang Stabil? Ramalan Keuangan Zodiak 17 September 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

“Untuk Singorojo, wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih berada di Desa Kalirojo, tepatnya Dusun Kalipuro dan Suwokan. Bantuan kami salurkan berdasarkan permintaan warga,” kata Dasuki di Kendal, Selasa (15/9/2026).

Merespons perluasan wilayah krisis, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal bersama BPBD mengintensifkan penyaluran (dropping) air bersih secara berkelanjutan.

Kepala Markas PMI Kabupaten Kendal, Toni, menjelaskan bahwa pengiriman bantuan air bersih telah bergulir sejak Agustus dan frekuensinya ditingkatkan hingga minimal dua kali pengiriman dalam sehari selama September.

PMI memastikan setiap pendistribusian air bersih diawali proses asesmen dan verifikasi lapangan agar penyaluran tepat sasaran, sembari terus memantau desa-desa yang telah memiliki jaringan Program Pamsimas untuk kemandirian pasokan air bersih warga. (fur)

0 Komentar