Kenaikan Anggaran Belanja Tahun 2024 Minim, Ketua DPRD: Perlu Ditentukan Fokus Pembangunan

anggaran belanja
DPRD Kota Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dengan acara penyampaian pengantar KUA-PPAS oleh Wali Kota Pekalongan.(foto/istimewa)
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Ketua DPRD Kota Pekalongan, M Azmi Basyir mengatakan, pemerintah Kota Pekalongan perlu merumuskan fokus pembangunan di tahun 2024.

Hal itu untuk menyikapi kenaikan anggaran belanja tahun 2024 yang terbilang minim.

Sebelumnya, Wali Kota Pekalongan A Afzan Arslan Djunaid dalam paparannya saat menyampaikan KUA-PPAS Kota Pekalongan Tahun 2024 menyampaikan bahwa Belanja Daerah tahun 2024 direncanakan sebesar Rp1.008.539.215.000,00 atau naik 0,01% jika dibandingkan dengan anggaran belanja pada Penetapan APBD Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2023.

Baca Juga:Siapkan Langkah Adaptasi Perubahan Iklim, Masyarakat di Kecamatan Pekalongan Timur Ciptakan Sejumlah InovasiBentuk Syukur, Desa Kuta Pemalang Gelar Ruwat Bumi Tahun 2023

Kenaikan tersebut terbilang sangat kecil. Karena biasanya, kenaikan anggaran belanja dari tahun ke tahun mencapai 3 sampai 10 persen

Dikatakan Ketua DPRD, dengan keterbatasan anggaran tersebut lebih baik pelaksanaan pembangunan tidak terpecah ke berbagai bidang. Namun dilakukan sesuai dengan fokus yang sudah ditetapkan.

“Harus ditentukan dulu tahun 2024 fokus pembangunannya ke mana. Karena di Kota Pekalongan masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Apakah penataan Alun-alun, atau pembangunan proyek pengendalian banjir dan rob itu perlu anggaran untuk maintenance ke depannya, atau permasalahan sampah. Pemerintah harus menentukan fokus pembangunan yang menjadi prioritas,” tambahnya.

Setelah ditentukan, DPRD akan melakukan pembahasan bersama OPD terkait program-program apa saja yang akan dijalankan sesuai dengan ketersediaan anggaran. Sehingga penganggaran akan lebih efektif.

Anggaran Belanja Perlu Ditingkatkan dengan Optimalisasi Potensi Pendapatan

Kegiatan Rapat Paripurna DPRD Kota Pekalongan.(foto/istimewa)

Selain itu, DPRD juga akan mendorong peningkatan pendapatan daerah pada bidang-bidang yang masih memiliki potensi besar untuk meningkatkan anggaran belanja daerah.

Dia mencontohkan untuk pendapatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang masih bisa dioptimalkan, dan juga PAD dari Taman Wisata Laut (TWL) Pasir Kencana yang saat ini cenderung menurun.

Baca Juga:Jasa Raharja Pekalongan dan Tegal Gelar FKLL di Kabupaten TegalPemkot Pekalongan Terima CSR Gapura dan Papan Nama 18 Outlet di Pasar Grosir Setono dari Pegadaian

“Kemarin sering disampaikan dari Komisi C terkait TWL Pasir Kencana karena pendapatannya saat ini cenderung menurun. Ini harus dibahas bersama apa yang menjadi kendala dan bagaimana mengoptimalkannya. Dari Komisi C sudah menyampaikan bahwa event-event kalau bisa ditarik ke sana sehingga bisa menaikkan pendapatan,” kata Azmi.

0 Komentar