Bupati Fadia Arafiq Hadiri Legenonan Desa Langensari Kecamatan Kesesi

Legenonan
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi oleh suami, Ashraff saat menghadiri sedekah bumi di Desa Langensari Kecamatan Kesesi. (Triyono)
0 Komentar

KAJEN, Radarpekalongan.id – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri acara sedekah bumi/legenonan yang digelar Desa Langensari Kecamatan Kesesi, Kamis (15/06/2023) malam.

Dalam acara tersebut, Bupati Pekalongan hadir didampingi sang suami yakni Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, seperti Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Dindikbud, dan Kepala Dinas Disdukcapil.

Legenonan Desa langensari malam itu diramaikan dengan pertunjukkan wayang kulit oleh Ki Dalang Tantut Sutanto dengan lakon “Wahyu Kamolyan”.

Baca : Bupati Fadia Arafiq Akan Bantu Pembangunan Jalan Usaha Tani

Baca Juga:Unik, Warga Kesesi Jualan Es Krim Kenakan Pakaian Spiderman2023, Kader PKK Diminta Aktif Bermedsos Untuk Permudah Sosialisasi

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengungkapkan kebahagiaannya dapat berkumpul bersama masyarakat Desa Langensari, Kecamatan Kesesi untuk merayakan tradisi legenonan tersebut. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan itu setelah sebelumnya acara legenonan tidak dapat dilaksanakan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

“Malam hari ini saya ditemani suami khusus datang kesini dalam acara sedekah bumi. Kami berharap masyarakat senang bisa mengadakan sedekah bumi lagi, karena selama 2 tahun yang lalu tidak boleh karena Covid, tapi alhamdulillah sekarang sudah bisa rame-rame lagi, ekonomi kembali jalan, dan masyarakatnya bisa kembali berjualan,” ungkap Bupati Fadia Arafiq.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kerukunan dan kebersihan selama acara berlangsung. Ia juga meminta masyarakat agar tidak ada keributan, membuang sampah pada tempatnya, serta mendengarkan dengan baik nasihat-nasihat yang disampaikan selama pargelaran wayang yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

“Mudah-mudahan ini menjadi tradisi yang terus-menerus setiap tahunnya, bahwa sedekah bumi ini adalah tanda kita bersyukur kepada Allah, bahwa Allah telah memberikan kita berbagai macam nikmat di dunia ini, sehingga kita bersedekah dengan berbagai cara seperti menggelar wayang, pengajian, musik, apa saja boleh asal adem, ayem, tidak ada keributan,” tambah Bupati Fadia Arafiq.

Acara legenonan Desa Langensari tersebut menjadi momen yang penting bagi masyarakat setempat untuk menyatukan semangat dalam bersedekah dan merayakan kehidupan bersama. Diharapkan tradisi ini akan terus dilestarikan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Langensari Kecamatan Kesesi dan Kabupaten Pekalongan secara keseluruhan.

0 Komentar