Kajen, RADARPEKALONGAN.ID — Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan, Ajun Komisaris Besar Polisi Rachmad C. Yusuf, menyerahkan penghargaan kepada 10 personel yang dinilai memiliki kinerja melampaui standar tugas pokok. Apel pemberian reward tersebut digelar di halaman Markas Polres Pekalongan, Kamis, 11 Juni 2026.
Agenda ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), perwira, kepala kepolisian sektor (kapolsek), bintara, serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polres Pekalongan. Pemberian apresiasi ini difokuskan pada pemeliharaan keamanan dan peningkatan mutu pelayanan publik.
Dalam manifes penerima penghargaan, tercatat nama Ipda Arvito Fernaldy Putra Hartono yang dinilai inovatif dalam membina generasi muda lewat kompetisi E-Sport guna meredam laju judi online dan kenakalan remaja. Penghargaan juga diberikan kepada Ipda Binsar Gultom selaku Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) atas kecepatan merespons aduan masyarakat.
Baca Juga:Genjot Prestasi Dikti, Fakultas Ekonomi USM Gelar Pelatihan Penyusunan Proposal PKM Berbasis Smart AICetak Calon Juara, Juara Dunia Aries Susanti Rahayu Gembleng Atlet Panjat Tebing Muda di Kendal
Selanjutnya, tiga personel yakni Aiptu Sarjono, Aiptu Sumaryono, dan Bripka Hendhi Septiono diganjar penghargaan atas konsistensi pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan. Sementara itu, Aipda Muhaemin dinobatkan sebagai penyidik kecelakaan lalu lintas dan operator Integrated Road Safety Management System (IRSMS) terbaik.
Apresiasi sistem digital diberikan kepada Aipda Rachmat Prasetiyo yang mengoptimalkan fitur SKCK Online lewat aplikasi Superapps Presisi. Di bidang respons cepat darurat, Bripda Limas Agil Fahril Prayogo dinilai efektif mengelola Call Center 110, disusul Bripka Bayu Prasetiyo di sektor pembinaan masyarakat, serta Brigpol M. Chandiago Putra Java atas transparansi pelayanan.
Dalam amanatnya, AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa pemberian insentif moral ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk pengakuan berkala institusi terhadap integritas personel di lapangan.
“Pemberian penghargaan atau reward yang kita laksanakan hari ini bukanlah sekadar acara seremonial belaka. Ini merupakan bentuk pengakuan nyata, apresiasi yang tinggi, dan penghormatan dari institusi Polri kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi melampaui tugas pokoknya,” ujar Rachmad C. Yusuf, Kamis.
Rachmad mengingatkan bahwa kesepuluh personel tersebut merupakan representasi wajah terdepan Polri. Kualitas performa mereka di loket pelayanan SIM, SKCK, hingga penanganan laporan darurat menjadi variabel utama yang menentukan naik-turunnya tingkat kepercayaan publik (public trust) terhadap Korps Bhayangkara.
