Alih-alih melihat ke diri sendiri untuk melihat apakah ada perbaikan yang harus dilakukan, kamu akan menyalahkan apa yang seharusnya dilakukan orang lain untuk membuat hasil lebih baik.
Karakteristik Generasi Stroberi #3: Mudah Memar
Sama seperti stroberi, kamu diasuh di rumah kaca dan tidak pernah terpapar unsur-unsur dunia nyata. Saat kamu keluar ke dunia nyata, kamu akan menyadari bahwa ambang rasa sakit dan kesulitanmu praktis lebih rendah dibandingkan dengan orang lain yang bukan dari generasi stroberi.
Karakteristik Generasi Stroberi #4: Memiliki Harapan yang Tidak Realistis
Dengan tidak ada orang di sana untuk memanjakan dan menafkahimu, kamu akan menyadari bahwa apa yang biasanya berhasil untukmu ketika kamu masih muda (berteriak minta perhatian, menangis, dan mendapatkan apa yang kamu inginkan tanpa bekerja untuk itu) tidak lagi berhasil untukmu. Pekerja yang memiliki karakteristik generasi stroberi ini dipandang tidak patuh, lamban dalam bekerja, manja, egois dan sombong.
Baca Juga:3 Cara Bentuk Generasi Stroberi yang Lebih Kuat, Hapus Kata Rapuh dari Gen-ZStrawberry Generation, Benarkah Gen-Z Lembek dan Manja?
Karakteristik Generasi Stroberi #5: Butuh Alasan Untuk Bekerja
Karena kamu tidak mengalami harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan, kamu akan menemukan bahwa kamu memerlukan alasan atau tujuan untuk pekerjaanmu. Ini bukan lagi hanya tentang uang, tetapi juga tujuan dari pekerjaanmu. Kamu percaya pada pekerjaan bernilai tambah, bukan hanya bekerja demi bekerja.
Karakteristik Generasi Stroberi #6: Mudah Bosan
Tugas-tugas biasa dan rutin sekarang menjadi kutukan bagi kehidupan kerjamu, kamu tidak dapat mentolerir kebosanan dan juga tidak dapat menghargai kesederhanaan tugas sehari-hari, sebaliknya kamu ingin diberi tugas menantang yang menguji kemampuan berpikirmu dan membantu pengembangan pribadi dan profesionalmu.
Karakteristik Generasi Stroberi #7: Memiliki Pendapat Tentang Apa Pun dan Tidak Takut Untuk Mengatakannya
Karakteristik generasi stroberi yang selanjutnya adalah bahwa mereka memiliki kecenderungan untuk berbicara dan dikenal memiliki pendapat dan ide tentang segala hal di bawah matahari, tetapi itu tidak selalu berarti buruk. Pastikan saja bahwa semua yang keluar dari mulutmu memiliki nilai. Lagi pula, “wacana mendorong inovasi dan ide baru untuk muncul”.
