RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Sebuah gebrakan besar dilakukan oleh para pelaku usaha di Kabupaten Kendal! Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kendal bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kendal sukses mengumpulkan ratusan pengusaha dalam sebuah forum Halal Bi Halal 2026.
Bukan sekadar ajang silaturahmi usai Lebaran atau ajang pamer, pertemuan akbar yang digelar di Hotel SAE INN Kendal pada Minggu (12/4/2026) ini membawa pesan keras dan tegas: Saatnya seluruh elemen pelaku usaha bersatu padu menghadapi gempuran tantangan ekonomi!
Acara ini disulap menjadi ruang talkshow interaktif kelas berat yang mempertemukan langsung para pengusaha dengan para pemangku kebijakan.
Baca Juga:Gebrakan! Wali Kota Pekalongan Teken MoU, Sampah Bakal Disulap Jadi Listrik Lewat Proyek PSELPimpin Lagi HNSI Batang, Teguh Tarmujo Soroti Sengkarut Tambat Labuh dan Sedimentasi
Tak main-main, sederet figur penting turun gunung menghadiri acara ini. Mulai dari Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Ketua Bidang OKK BPD HIPMI Jawa Tengah Rian, hingga Anggota DPR RI Firnando Hadityo Ganinduto. Kehadiran tokoh-tokoh ini menjadi bukti sahih betapa pentingnya kawin silang antara pemerintah dan stakeholder bisnis.
Ketua Panitia Acara, Octavian Wahyu Perdana, blak-blakan menyebut bahwa forum ini didesain sebagai dapur produksi untuk melahirkan kolaborasi bisnis yang nyata.
“Halalbihalal ini bukan hanya ajang kumpul, tetapi ruang produktif untuk bertukar ide dan membangun kerja sama konkret antar pelaku usaha,” tegas Octavian.
Ekonomi Tak Bisa Dibangun Sendirian
Di hadapan ratusan pengusaha, Ketua HIPMI Kendal, Rizki Imhan Rochanza alias Ekky Hero, mengingatkan bahwa iklim ekonomi saat ini sangat liar dan kompleks. Karena itu, ia mewanti-wanti para pelaku usaha agar tidak jalan sendiri-sendiri atau menerapkan sistem one man show.
“Ekonomi daerah tidak bisa dibangun secara individual. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pengusaha, pemerintah, dan seluruh stakeholder,” ujar Ekky memberikan suntikan semangat.
Komitmen serupa juga digaungkan oleh Ketua KADIN Kendal, Fransisca Tjokro Handoko. Ia memastikan KADIN bakal habis-habisan mendorong terciptanya ekosistem kolaborasi yang ramah dan berkelanjutan bagi semua kalangan pengusaha di Kendal.
“Kami ingin kegiatan ini benar-benar melahirkan peluang baru bagi pelaku usaha lokal, termasuk akses investasi dan jaringan bisnis yang lebih luas,” pungkas Fransisca penuh harap.
