Cetak Rekor, 7 Proposal Riset Dosen ITSNU Pekalongan Lolos Pendanaan Hibah BIMA 2026

Cetak Rekor, 7 Proposal Riset Dosen ITSNU Pekalongan Lolos Pendanaan Hibah BIMA 2026
PRESTASI - Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Sebanyak tujuh proposal penelitian dan pengabdian masyarakat dari para dosen kampus setempat dinyatakan lolos pendanaan hibah bergengsi BIMA Tahun 2026.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak tujuh proposal penelitian dan pengabdian masyarakat karya dosen ITSNU resmi dinyatakan lolos untuk menerima pendanaan hibah BIMA Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Ketujuh proposal yang berhasil lolos tersebut mencakup berbagai skema pendanaan strategis, di antaranya Penelitian Dasar Pemula (PDP), Penelitian Fundamental Reguler (PF), dan Program Inovasi Seni Nusantara (PISN).

Topik inovasi yang diangkat pun sangat beragam, menyentuh sektor kemandirian pangan, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), sosial humaniora, hingga upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga:Kasus Bondo Deso Nolokerto Memanas, Ratusan Warga Demo Pemkab Kendal Desak Pencopotan KadesPantau Anak via Gadget, Pemkot Pekalongan Kembangkan Laporan Harian PAUD Digital

Rektor ITSNU Pekalongan, Dr. M. H. Ali Imron, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah manis dari konsistensi pihak kampus dalam membangun ekosistem riset yang unggul dan berkelanjutan.

“Budaya riset dan pengabdian masyarakat sudah kami canangkan sejak tahun lalu. Tentunya riset dan pengabdian yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat. Ketersediaan dana internal dan hibah eksternal menjadi salah satu kunci berkualitasnya hasil riset dan abdimas,” ujar Ali Imron saat memberikan keterangan resmi.

Lebih lanjut, Ali Imron menekankan pentingnya membangun jejaring akademik lintas institusi guna mempertajam kualitas penelitian. “Kami juga mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi lain agar semakin memperkuat kompetensi dan kepakaran,” tambahnya.

Daftar Dosen Penerima Hibah dan Rekor Baru LPPM

Adapun ketujuh dosen ITSNU Pekalongan yang berhasil menembus pendanaan bergengsi ini adalah Intan Pratiwi (bidang Kemandirian Pangan), Umi Meganinditya (TIK), Husni Hidayat (Sistem Cerdas), Mafturrahman (Tata Kelola), Muhamad Rizaludin (Kearifan Lokal), Andri Nur Cahyo (Sosial Humaniora dan Batik), serta Rizka Aryanti yang berkolaborasi dengan Universitas PGRI Semarang di sektor UMKM.

Senada dengan Rektor, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITSNU Pekalongan, Aria Mulyapradana, turut memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kerja keras para dosen. Menurutnya, capaian tahun ini menjadi torehan sejarah baru bagi institusi.

“Ini merupakan capaian tertinggi dalam jumlah penerima hibah BIMA di lingkungan ITSNU Pekalongan. Kami sangat bangga atas kerja keras para dosen,” ungkap Aria.

0 Komentar