RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus berinovasi dalam memajukan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan sinergi lintas sektor. Salah satu langkah terobosan strategis yang kini tengah didorong adalah pengembangan Laporan Perkembangan Harian Digital.
Inovasi teknologi ini menjadi sorotan utama dalam agenda parenting virtual bertajuk “Membangun Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Anak Usia Dini” yang diselenggarakan di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Rabu (22/4/2026).
Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menegaskan bahwa penciptaan generasi unggul dan berkarakter tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau lembaga sekolah semata.
Baca Juga:Dinilai Tak Sesuai Syariat, FK KBIHU Batang Protes Aturan Baru Dam Haji 2026Mantap! TNI Turun Gunung Kebut Pengaspalan Jalan di Noyontaansari Pekalongan Lewat TMMD Sengkuyung II
“Ini adalah kerja bersama. Sinergi antara Pokja Bunda PAUD, akademisi dari UIN Gus Dur, serta praktisi kesehatan dari RS HA Zaky Djunaid menjadi bukti nyata bahwa pendidikan anak membutuhkan pendekatan menyeluruh, baik dari sisi pendidikan maupun psikologi kesehatan,” ujar Inggit dalam sambutannya.
Transparansi dan Pemantauan Real-Time
Lebih lanjut, Inggit menjelaskan bahwa transformasi Laporan Perkembangan Harian Digital membawa sejumlah manfaat krusial yang menjembatani komunikasi antara sekolah dan keluarga.
Sistem digital ini menawarkan transparansi mutlak, di mana orang tua dapat memantau aktivitas dan tumbuh kembang anak secara real-time langsung dari gawai (gadget) mereka. Dokumentasi perkembangan anak juga terekam lebih utuh melalui lampiran foto dan catatan naratif dari tenaga pendidik.
Keuntungan lainnya, digitalisasi laporan ini mempermudah langkah deteksi dini apabila seorang anak membutuhkan intervensi atau stimulasi tambahan, baik dari aspek edukasi maupun psikologis.
“Inovasi digital ini menjadi jembatan emas yang menghubungkan dunia pendidikan dan pemantauan perkembangan mental anak. Namun perlu diingat, teknologi hanyalah alat, peran kasih sayang dan perhatian orang tua tetap menjadi kunci utama,” tegasnya memberikan penekanan.
Melalui forum edukasi lintas sektor ini, Pemkot Pekalongan berharap wawasan dan sinergi antara pemanfaatan teknologi, sekolah, serta pola asuh keluarga di rumah dapat semakin diperkuat. Integrasi yang solid ini diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi Kota Pekalongan dalam melahirkan generasi masa depan yang cerdas, berkarakter tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman. (nul)
