Pusat Turun Gunung, Target Lahap 1.000 Ton Sampah!
Mega proyek ini nyatanya juga mendapat pantauan ekstra ketat dari pusat! Tim Terpadu yang berisi jajaran elite dari Kemenko Bidang Pangan, Kementerian LHK, Danantara, hingga PLN telah terjun langsung mengobrak-abrik lapangan untuk melakukan verifikasi di Hutan Kota Yosorejo pada Senin (27/4/2026).
Staf Asisten Deputi Ekonomi Sirkular dan Dampak Lingkungan Kemenko Bidang Pangan, Ahmad Didin, menyebut turunnya tim ini adalah tindak lanjut mutlak dari Perpres Nomor 109 Tahun 2025.
“Kami mengecek kesiapan pemerintah daerah. PSEL ini diharapkan menjadi jawaban atas kondisi darurat sampah di Indonesia, di mana daerah didorong mengolah sampah menjadi energi listrik,” tegas Didin.Hasil tinjauan tim pusat ini bakal langsung digodok dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas). Jika Surat Keputusan (SK) turun, mega proyek ini akan langsung digarap oleh Danantara!
Baca Juga:Ekonomi Kendal Melaju 7,99 Persen, DPRD Soroti Ketimpangan dan Dominasi Kawasan IndustriAwal 2026, 7 Kasus Kekerasan Seksual Anak Guncang Batang, Mayoritas Berawal dari Rayuan Medsos
Nantinya, PSEL Pekalongan Raya bakal menjadi monster pelahap sampah dari empat wilayah sekaligus: Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang. Dengan target minimal melumat 1.000 ton sampah per hari, fasilitas ini digadang-gadang jadi solusi jangka panjang yang mampu menyulap gunungan sampah jadi aliran listrik super mumpuni! (way)
