Dorong Pelaku UMKM Kuasai Bisnis Digital, Pemkab Pekalongan Gandeng Alfamart Lewat Program Alfamind

Dorong Pelaku UMKM Kuasai Bisnis Digital, Pemkab Pekalongan Gandeng Alfamart Lewat Program Alfamind
TRIYONO PELATIHAN - Pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan terus didorong untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus memacu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya agar bertransformasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk yang mengintegrasikan materi bisnis digital melalui program Alfamind dari Alfamart di Aula Setda Kabupaten Pekalongan.

Dalam agenda tersebut, para pelaku usaha lokal mendapatkan pembekalan intensif mengenai prospek dan penetrasi pasar berbasis online melalui ekosistem toko virtual. Narasumber pelatihan, Coach Soleh, memaparkan bahwa disrupsi teknologi saat ini harus disikapi sebagai peluang strategis untuk memperluas jangkauan distribusi dan mendongkrak volume penjualan.

“Melalui program Alfamind, pelaku UMKM bisa memanfaatkan teknologi digital untuk menjalankan usaha secara lebih fleksibel. Saat ini pemasaran tidak lagi terbatas secara offline, tetapi juga dapat dilakukan melalui platform digital yang menjangkau pasar lebih luas,” ujar Coach Soleh saat memaparkan materi pelatihan di Kajen.

Baca Juga:Duarr! Balon Udara Liar Berpetasan Jatuh Bom Rumah Warga di Medono Pekalongan, Plafon Kamar Sampai JebolSahkan Perda Cagar Budaya, Pemkab Pekalongan Lindungi Eks Pendopo Nusantara dan Kejar Aset Bersejarah

Strategi Pemasaran dan Penguasaan Rantai Pelanggan

Selama sesi pelatihan berlangsung, para peserta dibekali dengan pemahaman konseptual dan teknis mengenai mekanisme sistem penjualan daring. Materi difokuskan pada strategi pemasaran digital (digital marketing) yang efektif, teknik kurasi produk ritel, hingga metodologi membangun serta merawat jaringan pelanggan (customer base) secara mandiri.

Otoritas kepelatihan menilai, penguasaan terhadap instrumen digital menjadi prasyarat mutlak bagi pelaku usaha domestik agar tidak tergilas oleh arus modernisasi pasar.

“UMKM harus mampu memanfaatkan peluang digital agar usahanya terus berkembang dan memiliki daya saing. Dengan memanfaatkan platform online, produk lokal juga memiliki kesempatan untuk dikenal lebih luas,” kata Coach Soleh menambahkan.

Program Alfamind yang diinisiasi oleh Alfamart ini menjadi bagian dari bentuk kemitraan strategis korporasi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat daerah. Melalui stimulus edukasi ini, struktur UMKM di Kabupaten Pekalongan diharapkan tidak hanya mampu bertahan, melainkan juga naik kelas dan kompetitif di tengah ketatnya persaingan era ekonomi digital. (yon)

0 Komentar