Tak Lolos Cek Kesehatan Donohudan, 4 Calon Jemaah Haji Kendal Dipulangkan dan 1 Dirawat

Tak Lolos Cek Kesehatan Donohudan, 4 Calon Jemaah Haji Kendal Dipulangkan dan 1 Dirawat
ABDUL GHOFUR BERI KETERANGAN - Perwakilan KBIH NU Makkah–Madinah Kendal, Muhammad Zakky Nurseha, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin sore (27/4/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Sebanyak empat calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terpaksa dipulangkan ke daerah asal lantaran tidak lolos pemeriksaan kesehatan akhir di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Sementara itu, satu jemaah lainnya harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Senin (27/4/2026) sore, jemaah yang tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci tersebut tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 19 dan Kloter 20. Mayoritas dari mereka merupakan jemaah lanjut usia (lansia) yang mengalami penurunan kondisi fisik.

Rincian Jemaah Tertunda

Pada Kloter 19, jemaah atas nama Susmadya asal Kecamatan Limbangan dipulangkan karena kondisi kesehatannya memburuk. Ia dipulangkan bersama sang istri, Suhartinah, yang berstatus sebagai pendamping.

Baca Juga:Ekonomi Kendal Melaju 7,99 Persen, DPRD Soroti Ketimpangan dan Dominasi Kawasan IndustriAwal 2026, 7 Kasus Kekerasan Seksual Anak Guncang Batang, Mayoritas Berawal dari Rayuan Medsos

Di kloter yang sama, jemaah bernama Martinah Sumaryono saat ini masih tertahan di Surakarta. Ia harus dirawat intensif di RSUD dr. Moewardi untuk menjalani transfusi darah akibat kadar hemoglobin (HB) yang rendah, yakni berada di angka 9.

Sementara itu, pada Kloter 20, dua jemaah terpaksa dipulangkan karena terindikasi mengalami demensia. Keduanya adalah Tumiran Susjupri asal Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, dan Wasti Sutarno asal Desa Payung, Kecamatan Weleri.

Perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) NU Makkah Madinah Kendal, Muhammad Zakky Nurseha, menuturkan bahwa faktor usia rentan yang diperparah dengan kelelahan fisik diduga menjadi pemicu utama menurunnya kondisi para jemaah.

“Mereka sudah berkumpul di Pendopo Kendal sejak pukul 04.00 WIB sebelum diberangkatkan ke Donohudan. Namun saat pemeriksaan akhir, dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan, salah satunya karena demensia,” ungkap Zakky memberikan keterangan, Senin (27/4/2026).

Pihaknya berharap agar para jemaah yang tertunda dapat segera memulihkan kebugarannya sehingga tetap bisa diberangkatkan menyusul.

“Kami berharap mereka segera sehat sesuai standar sehingga tetap bisa berangkat ke Tanah Suci,” tuturnya menambahkan.

Secara terpisah, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, mengonfirmasi kabar kepulangan warganya tersebut.

“Empat jamaah dipulangkan karena kondisi kesehatan tidak memungkinkan,” kata Agus.

Baca Juga:Keren Parah! Sabet Juara Umum LOBB 2026, SMKN 1 Warungasem Bakal Wakili Batang ke Tingkat ProvinsiPeringati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Pekalongan Beri Penghargaan Sederet Mitra Strategis

Meski demikian, Pemerintah memastikan bahwa peluang untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut belum sepenuhnya tertutup. Apabila kondisi kesehatan jemaah yang saat ini sakit kembali stabil dan dinyatakan layak terbang secara medis, mereka akan diikutsertakan dalam jadwal pemberangkatan kloter selanjutnya. (fur)

0 Komentar