Viral Video ASN Pekalongan Karaoke di Jam Kerja, Kepala Dindikbud Beri Klarifikasi

Viral Video ASN Pekalongan Karaoke di Jam Kerja, Kepala Dindikbud Beri Klarifikasi
HADI WALUYO Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video viral yang memperlihatkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga asyik berkaraoke pada saat jam kerja.

Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, membantah narasi yang menyebut para ASN tersebut mangkir dari tugas. Ia menegaskan, oknum berseragam dalam video itu adalah sejumlah kepala sekolah asal Kecamatan Paninggaran yang sedang beristirahat dan makan siang usai menghadiri agenda dinas.

“Beberapa kepala sekolah asal Kecamatan Paninggaran usai mengikuti rapat di Dinas Pendidikan makan di sebuah rumah makan di Kajen. Di rumah makan itu ada fasilitas karaoke terbuka,” kata Kholid saat memberikan klarifikasi, Kamis, 7 Mei 2026.

Baca Juga:Investasi Triliunan di KEK Kendal, Gubernur Jateng Minta Investor Utamakan Tenaga Kerja LokalPenuhi Hak Pendidikan Napi, Lapas Pekalongan Gandeng SKB Gelar Program Kejar Paket

Lebih lanjut, Kholid menjelaskan kronologi kejadian. Rapat dinas yang dihadiri oleh para kepala sekolah tersebut rampung sekitar pukul 11.30 WIB. Karena adanya kebijakan efisiensi anggaran, agenda rapat tidak lagi menyediakan konsumsi makan siang, sehingga para peserta harus mencari makan sendiri di sekitar kawasan Kajen.

Lokasi kuliner yang didatangi para ASN tersebut kebetulan berada di belakang rumah dinas Wakil Bupati Pekalongan. Rumah makan itu memang menyediakan fasilitas hiburan berupa karaoke terbuka bagi para pelanggannya.

“Mereka diduga makan di rumah makan di belakang rumdin wakil bupati. Di situ ada karaokenya. Mungkin sambil menunggu menu siap, ada yang nyanyi,” ujar Kholid menjelaskan situasi sebenarnya.

Dengan adanya bukti fisik berupa undangan rapat resmi, Kholid menepis tudingan liar di media sosial yang menyebut jajarannya membolos.

“Jadi para kepala sekolah ini tidak bolos kerja untuk karaokean, tapi niat makan habis rapat di dinas. Ada kok undangan rapatnya,” tegasnya.

Imbauan Lebih Selektif Pilih Tempat Makan

Meski memastikan tidak ada pelanggaran jam kerja, Kholid tetap memberikan teguran dan imbauan kepada seluruh jajaran pendidik agar lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih lokasi makan saat jam istirahat siang.

Langkah preventif ini dinilai sangat penting untuk mencegah timbulnya asumsi keliru dan menjaga citra instansi di mata publik.

Baca Juga:Resmi Dibuka! Bursa Calon Ketua Umum KONI Kabupaten Pekalongan 2025-2029, Cek Jadwal LengkapnyaGenjot Ekonomi Warga, Program PKTD Desa Kalirejo Kendal Serap Puluhan Tenaga Kerja Harian

“Kalau ingin makan di jam istirahat, ya cari rumah makan yang aman, bebas dari karaokean agar tidak menimbulkan salah tafsir masyarakat,” imbuh Kholid.

0 Komentar