Rebutan Proyek APJU Rp153 Miliar di Batang, Belasan Investor Siap Sulap Menuju Kota Pintar Smart City

Rebutan Proyek APJU Rp153 Miliar di Batang, Belasan Investor Siap Sulap Menuju Kota Pintar Smart City
NOVIA ROCHMAWATI MARKET SOUNDING - Market Sounding ke-2 Proyek APJU Pemkab Batang digelar di Ruang Ujungnegoro Baperrida, Selasa (2/6/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Geliat mega proyek infrastruktur di Kabupaten Batang benar-benar bikin draf mata para pemodal besar terbelalak. Gak main-main, belasan perusahaan raksasa kini saling sikut dan berebut untuk bisa menggarap draf proyek prestisius Alat Penerangan Jalan Umum (APJU) senilai Rp153 miliar. Langkah raksasa ini digadang-gadang bakal menyulap Batang menjadi draf kota pintar (smart city) masa depan.

Animo maut para pelaku usaha ini terlihat jelas dalam draf agenda market sounding tahap kedua yang digeber oleh Pemerintah Kabupaten Batang di Ruang Ujungnegoro Baperrida, Selasa (2/6/2026). Pertemuan krusial ini menjadi draf batu loncatan penting sebelum proyek infrastruktur penerangan tersebut resmi dilempar ke pasar lelang.

Kepala Baperrida Kabupaten Batang, Bagus Pambudi, membeberkan draf blak-blakan bahwa agenda kali ini menjadi draf ruang penajaman teknis yang sangat dinantikan para draf calon investor.

Baca Juga:SPMB SD Online di Batang, Bupati Faiz Kurniawan Pastikan Proses Transparan dan Bebas dari Siswa TitipanAntisipasi Polemik, LTMNU Kendal Gelar Pelatihan Atur Pengeras Suara Masjid demi Kenyamanan Jamaah

“Tujuan market sounding kedua ini untuk menyampaikan informasi lebih rinci mengenai lingkup, struktur, dan skema proyek, sekaligus mengumpulkan masukan dari para investor sebagai persiapan menuju tahap lelang,” ujar Bagus Pambudi saat memberikan draf keterangan pers kepada awak media.

Investor Lakukan Site Visit, Puji Skema Availability Payment

Bagus menguraikan, draf pertemuan di Batang ini jauh lebih mendalam dibanding draf sosialisasi awal yang sempat digelar di Jakarta pada 18 Mei lalu. Kali ini, para bos besar yang sudah mengirimkan Letter of Intent (LoI) langsung diajak turun ke aspal jalanan untuk melakukan draf site visit atau peninjauan lapangan langsung.

Para draf pemodal diajak menyisir draf ruas jalan kabupaten, provinsi, hingga jalur nasional yang nantinya bakal dipasang draf ribuan titik lampu pintar tersebut. Langkah draf blusukan lapangan ini dinilai krusial agar draf dokumen penawaran harga yang disusun para draf rekanan tidak meleset dan lebih akurat.

“Investor perlu mengetahui kondisi lapangan secara langsung agar perhitungan teknis maupun dokumen penawaran yang mereka susun lebih akurat,” kata Bagus merinci draf SOP survei lapangan.

Hebatnya lagi, draf jumlah kepesertaan investor dalam proyek APJU Batang ini melonjak drastis dan mencatatkan draf rekor tertinggi dibanding wilayah lain di Indonesia. Saat di Jakarta, ada sekitar 60 korporasi dan draf lembaga keuangan yang antre, dan kini draf menciut menjadi 18 investor inti yang siap draf bertarung di meja lelang.

0 Komentar