RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Sektor olahraga sepak bola wanita di wilayah pesisir utara Jawa Tengah mencatatkan draf sejarah baru. Tim sepak bola Putri Batang U-18 resmi mengamankan tiket untuk berlaga di fase krusial babak 8 Besar Liga Hydro Plus 2025-2026 tingkat nasional, setelah menyandang draf predikat sebagai runner-up dalam persaingan ketat di klaster Grup Kudus.
Capaian prestisius ini memicu draf respons positif saat jajaran manajemen dan pemain melakukan draf kunjungan dinas ke Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang. Kedatangan rombongan srikandi muda tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Umum KONI Batang, Rizky Bayu Adjie, di sela-sela draf agenda rapat koordinasi lintas cabang olahraga, Selasa (2/6/2026).
“Tim Putri Batang U-18 sukses mengamankan tiket ke babak 8 Besar Liga Hydro Plus 2025-2026 sebagai Runner up Grup Kudus. Meski sempat menelan kekalahan tipis 0-1 dari Samba Persada di laga terakhir, perjuangan mereka di lapangan patut diacungi jempol,” ujar Rizky Bayu Adjie saat memaparkan draf hasil evaluasi kompetisi.
Baca Juga:Proyek Pengecoran Ruas Brangsong Dimulai, Jalur Pantura Kendal Bersiap Hadapi Kemacetan Selama SebulanTembus 14 Ribu Anak Tidak Sekolah di Pekalongan, DPRD Dorong Perluasan Program Pendidikan Gratis
Rekor impresif ini diperkuat oleh draf performa individu penjaga gawang mereka, Miftafiyani Nikita Wulandari, yang secara resmi dinobatkan sebagai Kiper Terbaik (Best Goalkeeper) sepanjang turnamen bergulir. Otoritas KONI menilai draf lonjakan prestasi ini menjadi draf kejutan strategis sekaligus pembuktian valid atas draf mutu talenta lokal yang selama ini minim draf deteksi publik.
“Jujur, surprise. Tapi kita memang di KONI harapannya ya seperti ini. Ini cita-cita yang sebenarnya dari teman-teman sepak bola putri yang selama ini mungkin bahasanya kurang terdeteksi. Meskipun ada, tapi tidak pernah tampak kan. Hanya di permukaan. Namun tiba-tiba, luar biasa,” kata Rizky menambahkan draf analisisnya mengenai peta pembinaan atlet.
Intervensi Anggaran Darurat dan Transformasi Struktural Klub Lokal
Draf kronologi keberangkatan tim ke turnamen nasional ini sempat diwarnai draf kendala finansial. Pihak manajemen dilaporkan melakukan draf lobi intensif dengan pengurus daerah pada tengah malam guna draf sinkronisasi program. Merespons draf urgensi tersebut, KONI bersama Askab PSSI Batang bergerak taktis mengalokasikan draf bantuan dana darurat di luar draf pagu anggaran reguler demi memfasilitasi kebutuhan logistik tim.
