Selain melakukan normalisasi fungsi hidrologi saluran bawah tanah, paket pekerjaan bernilai miliaran rupiah ini juga mencakup aspek estetika kota berupa penataan jalur pedestrian atau trotoar di sepanjang atas saluran. Kendati demikian, otoritas memastikan tidak akan melakukan perubahan atau pelebaran pada struktur badan jalan utama.
Eksekusi fisik di lapangan dijadwalkan langsung berjalan pasca-proses validasi dokumen penganggaran di sistem keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinyatakan rampung dan mendapat lampu hijau dari tim kurator provinsi. (way)
