RADARPEKALONGAN.ID — Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kota Pekalongan menegaskan optimismenya untuk mengembalikan eksistensi partai ke tingkat nasional.
Meskipun saat ini PPP tengah menghadapi fase krusial dalam sejarah politiknya akibat tidak lolosnya ambang batas parlemen di DPR RI, konsolidasi di tingkat akar rumput dinilai menjadi kunci utama kebangkitan.
Hal itu disampaikan Ketua DPC PPP Kota Pekalongan, Mabrur dalam kegiatan Pengukuhan Pengurus dan Konsolidasi Internal DPC PPP Kota Pekalongan, Senin (22/6/2026). Mabrur menyatakan bahwa periode saat ini merupakan ujian terbesar yang pernah dialami oleh partai berlogo Kakbah tersebut.
Baca Juga:Anggota DPR RI Ashraff Abu Gelar Sosialisai Empat Pilar di Kota PekalonganKolaborasi Jasa Raharja-Kemenaker Dorong Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas
Kehilangan keterwakilan di Senayan diakui sebagai dinamika berat yang menguji soliditas internal. Kendati demikian, pengalaman panjang partai dalam menghadapi berbagai pergolakan politik dinilai menjadi modal utama untuk melewati masa transisi ini.
Pihaknya berharap ujian kali ini dapat menjadi titik balik bagi partai untuk meningkatkan kelas dan kualitas kaderisasi. Target utama yang kini dicanangkan adalah menyusun strategi taktis guna merebut kembali kursi di parlemen pusat pada kontestasi mendatang.
Meskipun tantangan yang dihadapi tidak mudah, ruang dan peluang politik dinilai masih terbuka lebar. Evaluasi terhadap pola struktural, khususnya di tingkat pusat, menjadi catatan penting.
Pasalnya, performa politik PPP di tingkat daerah justru menunjukkan tren yang kompetitif. Di sejumlah provinsi serta kabupaten dan kota, kata Mabrur, raihan suara PPP masih mampu bersaing dengan partai-partai besar lainnya, bahkan di beberapa wilayah tetap bertahan sebagai pemenang pemilu.
Oleh karena itu, penyusunan pola pemenangan yang adaptif kini menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Dewan Pimpinan Pusat. Keberhasilan strategi tersebut dipastikan amat bergantung pada dukungan dan kerja keras para pengurus serta kader di tingkat daerah, mengingat lumbung suara riil berada di tingkat akar rumput.
Sebagai langkah konkret, DPC PPP Kota Pekalongan menggelar agenda pengukuhan, pemantapan pengurus, sekaligus konsolidasi dengan melibatkan seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC). Langkah ini sengaja diambil secara mandiri dan efektif dengan meminimalisir seremoni formalitas yang bersifat konsumtif, agar partai dapat lebih fokus pada program kerja yang bersifat mendesak di masyarakat.
