1.100 Personel Siap Bantu Bencana
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menegaskan pendirian Yonif TP tidak akan merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah. Sebaliknya, keberadaannya justru ditujukan untuk membantu memperkuat pembangunan wilayah.
Menurut Pangdam, setiap Yonif TP akan diperkuat sekitar 1.100 personel yang siap mendukung berbagai tugas kewilayahan, termasuk penanggulangan bencana alam.
“Kalau selama ini saat terjadi bencana yang diandalkan adalah Kodim, maka dengan adanya Batalyon Infanteri TP nanti pemerintah daerah dapat memanfaatkannya untuk penanganan banjir, gempa bumi, maupun longsor. Pasukan bisa digerakkan selama 24 jam di bawah kendali Dandim untuk membantu masyarakat,” katanya.
Baca Juga:Polisi Bekuk Tersangka Pembunuhan di Kendal, Korban Tewas Dicekik Soal Cincin EmasPolres Pekalongan Dropping Air Bersih ke Desa Kesesi, Warga Sambut Positif
Dampak Ekonomi dan Keamanan
Pangdam menilai keberadaan batalyon juga akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat sekitar. Ribuan personel beserta keluarganya diperkirakan menciptakan perputaran ekonomi baru yang dapat dimanfaatkan warga melalui berbagai usaha dan layanan pendukung.
“Desa-desa yang ada di sekitarnya di kanan, kiri, depan, belakang pasti akan terdampak. Karena massa orang ataupun prajurit yang ada di situ cukup banyak. Taruhlah 1.000 orang. Keluarganya ya kita hitung 20 sampai 25% lah, kan kebutuhan mereka juga banyak hari-harinya,” ujarnya.
Tak hanya itu, keberadaan Yonif TP juga diyakini memperkuat stabilitas keamanan wilayah. Pangdam menilai kehadiran satuan militer di suatu daerah akan memberikan efek pencegahan terhadap berbagai tindak kriminalitas.
“Paling tidak dengan keberadaan Batalyon Infanteri TP di wilayah situ, orang untuk mau berbuat kriminal itu mikir 10 kali,” katanya.
Pangdam berharap pemerintah daerah dapat terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan jajaran Kodim untuk mendukung proses pembangunan batalyon agar segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya sampaikan kepada bupati, pada yang lain, tolong nanti bekerjasama dengan Pak Dandim, tolong dibantu prosesnya, sehingga memang batalyon ini bisa benar-benar kuat dan bermanfaat buat masyarakat,” tandasnya. (Yon)
