Tiga Siswa SMP Salafiyah Pekalongan Raih Skor 96,67 di TKA 2026, Literasi Dominan Baik

Tiga Siswa SMP Salafiyah Pekalongan Raih Skor 96,67 di TKA 2026, Literasi Dominan Baik
PRESTASI - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di SMP Salafiyah Kota Pekalongan menunjukkan capaian prestasi membanggakan.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Capaian membanggakan ditorehkan siswa SMP Salafiyah Kota Pekalongan dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Berdasarkan Daftar Kolektif Hasil (DKH TKA) internal sekolah, tiga peserta didik berhasil meraih skor nyaris sempurna di bidang literasi Bahasa Indonesia, sementara kemampuan numerasi Matematika juga menunjukkan tren positif yang signifikan.

Ujian yang diikuti oleh 228 siswa ini bertujuan memetakan kemampuan akademik secara terukur, meliputi aspek numerasi Matematika dan literasi Bahasa Indonesia. Kepala SMP Salafiyah Kota Pekalongan, Hj. Qurrotul Aini, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, capaian TKA tahun ini menunjukkan perkembangan yang baik. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar SMP Salafiyah, mulai dari murid, guru, hingga wali murid,” ujar Aini saat dikonfirmasi pada Kamis (25/6/2026).

Baca Juga:Truk 65 Ton Tumbuk Tiang Jembatan Kali Bodri, Sopir Diduga Microsleep di PanturaBatang Siapkan Lahan 8 Hektare, Kejar Realisasi Sekolah Nasional Terintegrasi

Pada bidang numerasi Matematika, Hafiz Aris Atmaka meraih nilai tertinggi dengan skor murni 80,00 yang masuk dalam kategori Baik. Posisi berikutnya ditempati Muhamad Abal Ma’aly dan Nerisa Nibros Rachman dengan nilai 73,33, serta Muhammad Rafa Maulana dan Zahrotun Najihah yang memperoleh 70,00.

Secara persentase, capaian numerasi didominasi kategori Memadai sebesar 67,50 persen (154 siswa), kategori Baik 11 persen (25 siswa), dan kategori Kurang 21,50 persen (49 siswa). Aini menilai hasil ini menjadi indikator bahwa kemampuan penalaran logis siswa mulai terbentuk dengan baik, meskipun masih ada pekerjaan rumah untuk meningkatkan capaian siswa di kategori Kurang.

Sementara itu, capaian bidang literasi Bahasa Indonesia menunjukkan hasil yang jauh lebih impresif. Tiga siswa, yakni Aqila Azifatillah, Muhamad Abal Ma’aly, dan Syarikha Khusna Wijayaputri, berhasil memborong skor tertinggi sebesar 96,67 yang masuk dalam kategori Baik-Istimewa.

Nilai tinggi 93,33 juga diraih oleh Alviana Putri Erza, Minati Syatwa Putri, Nafi’ul Qonita, Rayyi Bagus Rizqi, dan Wildan Muhammad Alma Karim. Sementara itu, Alisa Dea Pramadisty, Irsyad Anugerah, M. Syafi’ul Alam, Nayla Amiratul Syakira, dan Yasyfin Wafi Ahmad meraih nilai 90,00.

Total persentase literasi mencatat 3 siswa di kategori Baik-Istimewa, 42,99 persen (95 siswa) kategori Baik, 50 persen (114 siswa) kategori Memadai, dan hanya 7,01 persen (16 siswa) di kategori Kurang. Capaian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan literasi yang baik hingga istimewa.

0 Komentar