KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Polres Kendal menghadirkan beragam layanan bagi masyarakat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Mulai dari jalan sehat, pasar murah, bazar UMKM, hingga pelayanan SIM Keliling dan Samsat Keliling digelar di Stadion Kebondalem, Minggu (28/6/2026), dengan melibatkan lebih dari 600 peserta.
Kegiatan diawali dengan apel pagi dan pelepasan peserta jalan sehat dari Mapolres Kendal menuju Stadion Kebondalem. Setibanya di lokasi, peserta mengikuti rangkaian acara berupa ramah tamah, pembagian doorprize, bazar UMKM, pasar murah, pelayanan publik, serta aksi bersih-bersih stadion yang dilakukan secara bersama-sama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar beserta istri, Dandim 0715/Kendal beserta istri, Wakapolres Kendal beserta istri, para pejabat utama Polres Kendal, anggota Saka Bahurekso, Ketua Bank Sampah, serta perwakilan dari BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Jateng, dan Pegadaian.
Baca Juga:Lomba Lari hingga Bazar UMKM Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Pekalongan KotaHarga Telur Anjlok di Kendal, Pemkab Gelar Pasar Murah Bantu Peternak dan Masyarakat
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menegaskan, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui pelayanan yang memberikan manfaat secara langsung dan nyata.
“Momentum HUT Bhayangkara ke-80 kami manfaatkan untuk semakin mendekatkan Polri kepada masyarakat. Melalui pasar murah, bazar UMKM, layanan SIM Keliling, Samsat Keliling, serta olahraga bersama, kami ingin menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Hendry di hadapan peserta.
Ia mengatakan, pasar murah diselenggarakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Sementara itu, bazar UMKM menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal agar produk-produk mereka semakin dikenal masyarakat dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Selain itu, layanan SIM Keliling dan Samsat Keliling dihadirkan guna mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan kepolisian dan administrasi kendaraan bermotor tanpa harus datang ke kantor pelayanan. Dengan adanya layanan jemput bola ini, diharapkan masyarakat dapat mengurus dokumen kendaraan dengan lebih mudah dan efisien.
Menurut Hendry, kolaborasi yang erat antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang kondusif, sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
