PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Pemerintah Kota Pekalongan terus memperkuat komitmen dalam pelestarian seni dan budaya daerah melalui pengukuhan Pengurus Dewan Kesenian dan Budaya (DKB) Kota Pekalongan Periode 2026–2029. Dalam kepengurusan baru tersebut, A. Saeri dipercaya sebagai Ketua DKB Kota Pekalongan.
Kegiatan pengukuhan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Budaya (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Asisten II Sekda, para pegiat seni budaya, serta perwakilan dari delapan komite yang tergabung dalam DKB.
Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid yang akrab disapa Aaf, menyampaikan apresiasi atas proses pembentukan kepengurusan yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan hingga akhirnya tercapai kesepakatan bersama di antara seluruh pihak yang terlibat.
Baca Juga:Rob dan Abrasi Ancam Pantai Sigandu Batang, 2 Hektare Lahan Pemda TerendamPolres Pekalongan Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Hari Bhayangkara ke-80
“Alhamdulillah setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya terbentuk kepengurusan baru Dewan Kesenian dan Budaya Kota Pekalongan. Ini merupakan amanah besar yang perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Aaf dalam sambutannya.
Menurutnya, DKB memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi yang kian tak terbendung.
“Kita menghadapi tantangan besar dari masuknya budaya luar yang begitu cepat. Karena itu, Dewan Kesenian dan Budaya diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam melestarikan, mengenalkan, dan menghidupkan budaya lokal kepada generasi penerus,” tuturnya.
Aaf juga menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku seni, budayawan, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem kebudayaan yang kokoh dan berkelanjutan. Menurutnya, pelestarian budaya tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja kolektif lintas elemen.
Melalui kepengurusan baru ini, Pemkot Pekalongan berharap DKB mampu menjadi motor penggerak pelestarian budaya, memperkuat identitas lokal, serta menghadirkan inovasi-inovasi kreatif yang mampu mengangkat seni dan budaya Kota Pekalongan ke tingkat regional maupun nasional.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan roda organisasi DKB dapat berjalan lebih optimal dan mampu menjawab berbagai tantangan kebudayaan yang dihadapi Kota Pekalongan ke depan. (nul)
