PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Polres Pekalongan menggelar doa bersama, santunan anak yatim, dan pemberian bantuan sosial dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran kepolisian, tokoh agama, anak yatim, pengemudi ojek online, hingga petugas kebersihan di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 mengusung tema “Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 H/2026 M, kita tingkatkan iman, takwa dan kinerja guna mewujudkan Polri untuk masyarakat.”
Menurutnya, tema tersebut menjadi komitmen moral bagi seluruh personel Polres Pekalongan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan nilai keimanan dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Baca Juga:Daya Tampung SMP di Pekalongan Cukup, Ada 1.350 Kursi Cadangan untuk Siswa BaruPolres Kendal Gagalkan Peredaran 50 Gram Sabu, Kurir Jaringan Dibekuk di Cepiring
“Momentum ini mengajak kita untuk menyelaraskan kekuatan iman di dalam hati dengan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” kata AKBP Rachmad dalam sambutannya.
Kapolres menuturkan, kegiatan santunan kepada anak yatim yang bertepatan dengan momentum 10 Muharram menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap generasi muda penerus bangsa. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Kalian adalah mutiara bangsa dan anak-anak kami semua. Kami berharap santunan ini dapat memberikan semangat untuk terus belajar dan menunjukkan bahwa Polri akan selalu hadir sebagai bagian dari keluarga kalian,” ujarnya dengan penuh haru.
Selain santunan anak yatim, Polres Pekalongan juga menyalurkan bantuan sosial kepada para pengemudi ojek online dan petugas kebersihan. Kapolres menyebut kedua profesi tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga roda perekonomian dan kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.
“Kami menyadari bahwa rekan-rekan ojek online dan petugas kebersihan merupakan pejuang jalanan dan pahlawan kebersihan. Bantuan ini adalah bentuk apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja keras serta sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama Polres Pekalongan,” jelasnya.
AKBP Rachmad menegaskan bahwa Polri tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Menurutnya, kepercayaan dan dukungan masyarakat menjadi energi utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Tanpa kepercayaan publik, tugas pengayoman dan pelayanan tidak akan berjalan optimal.
