PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Program Studi Profesi Apoteker Angkatan I Universitas Pekalongan (Unikal) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Pekalongan pada Juni lalu. Kegiatan sosial yang dilaksanakan sebelum mahasiswa menempuh ujian akhir ini melibatkan 6 mahasiswa S1 Farmasi yang bertindak sebagai pelaksana utama di lapangan.
Dosen Pendamping PkM, Musa Fitri Fatkhiya, M.Farm., Apt., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian nyata kampus terhadap masyarakat di sekitar Unikal, khususnya warga binaan yang memiliki keterbatasan ruang gerak. Fokus utama dari edukasi yang diberikan adalah mendorong penggunaan obat yang aman dan tepat sasaran.
“Tujuan awal kami adalah pengabdian masyarakat di sekitar kampus untuk meningkatkan pengetahuan. Karena kami dari farmasi, fokusnya ke penggunaan obat yang rasional,” ujar Musa Fitri saat ditemui di lokasi kegiatan.
Baca Juga:Proyek KPBU APJ Pintar Rp143 M di Batang Resmi Dilelang, Target 8.100 TitikBupati Batang Ajak Wisata Lokal Saat Libur Sekolah, Dorong Ekonomi Masyarakat
Dalam PkM tersebut, tim Unikal membawakan materi seputar penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Keempat jenis penyakit jangka panjang ini sengaja dipilih karena sering kali tidak disadari oleh penderitanya hingga menimbulkan komplikasi serius.
“Penyakit ini sering disebut sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam karena tidak selalu bergejala. Kami menekankan bahwa penggunaan obat itu wajib bagi pasien kronis seperti hipertensi, meskipun mereka merasa sehat,” tegasnya.
Selain penyuluhan, mahasiswa juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penyakit degeneratif di kalangan warga binaan. Pihak kampus memastikan akan ada tindak lanjut (follow-up) pascakegiatan dengan berkoordinasi bersama dinas kesehatan dan puskesmas terdekat yang membawahi wilayah Rutan Pekalongan.
“Harapan kami, setelah pemahaman mereka meningkat dan tahu apa yang harus diwaspadai pada dirinya, mereka bisa langsung menjaga pola hidup yang baik,” pungkas Musa Fitri.
Pihak Rutan Kelas IIA Pekalongan menyambut baik dan mengapresiasi langkah kolaborasi yang diinisiasi oleh Fakultas Farmasi Unikal. Kepala Subseksi (Kasubsi) Pelayanan Tahanan Rutan Pekalongan, Muhammad Anang Saefulloh, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan salah satu prioritas utama yang harus ditopang bersama oleh berbagai pihak.
