Menanggapi hal itu, Muhammad Eko menegaskan peserta tetap dapat diarahkan sesuai minat, kemampuan, dan kompetensi apabila bidang yang sesuai jurusan belum tersedia di Dishub Kendal.
Sementara itu, guru SMKN 1 Kendal mengusulkan adanya notifikasi awal melalui WhatsApp sebelum pemberitahuan resmi di sistem untuk mempermudah komunikasi.
Perwakilan Bina Utama Kendal juga mendorong pengembangan fitur otomatisasi administrasi, termasuk penerbitan sertifikat magang secara digital yang dapat diunduh langsung oleh peserta.
Baca Juga:Penyandang Tuli-ATS Antusias Ikuti Pelatihan Barista di SKB PekalonganKONI Pekalongan Gandeng UIN Gus Dur, Matangkan Persiapan PORSI II PTKIN Se-Jawa-Madura
Dengan hadirnya SI Magang GoPKL, Dishub Kendal optimistis pelayanan magang bagi siswa dan mahasiswa akan semakin efisien, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan digitalisasi pelayanan publik. (fur)
