Sragi, RADARPEKALONGAN.ID — Sebanyak 287 siswa baru di SMP Negeri 1 Sragi, Kabupaten Pekalongan, mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini mengusung pendekatan edukatif yang menyenangkan serta dipastikan bebas dari praktik perpeloncoan.
Para siswa baru dikenalkan pada budaya belajar, tata tertib, dan program unggulan sekolah lewat bimbingan guru serta pengurus OSIS.
Baca Juga:Kasus Koperasi BMJ Kendal Naik ke Penyidikan, SPDP Resmi Dikirimkan ke Kejati JatengBupati Batang Instruksikan Proyek Tak Lagi Menumpuk di Akhir Tahun, Siapkan Lelang Dini
Berbeda dari lazimnya orientasi sekolah, MPLS di SMPN 1 Sragi diwarnai oleh sesi kemitraan khusus yang melibatkan orangtua siswa di GOR sekolah setempat.
Kehadiran orangtua ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara pihak sekolah dan keluarga dalam mengawal pembentukan karakter anak sejak hari pertama masuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP).
Kepala SMPN 1 Sragi, Margiati, hadir langsung sebagai pembicara dengan memaparkan materi bertajuk “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
Ia mengajak para siswa untuk konsisten membangun kebiasaan positif di rumah, mulai dari bangun pagi, beribadah, menjaga pola makan sehat, hingga pembatasan waktu tidur malam.
“Tujuh kebiasaan tersebut akan menjadi fondasi keberhasilan apabila dilaksanakan secara konsisten dengan dukungan dan pendampingan orangtua di rumah,” kata Margiati, Jumat (17/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Margiati juga menitikberatkan prinsip adab sebelum ilmu kepada para anak didik baru.
Menurutnya, kesuksesan seorang siswa tidak hanya ditopang oleh kecerdasan akademis semata, tetapi wajib dibarengi dengan akhlak mulia dan rasa hormat kepada orangtua serta guru.
Baca Juga:Otokritik Santri dan Relasi Kuasa Pesantren Mengemuka dalam Bedah Buku Raedu BashaTMMD Wonosari Siap Bangun Jalan Beton 650 Meter, Buka Akses Pertanian dan Tambak
Suasana haru sempat menyelimuti jalannya acara saat perwakilan siswa maju ke atas panggung untuk membacakan surat apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada orangtua mereka.
Pihak sekolah pun memberikan penghargaan khusus bagi siswa yang berani tampil, termasuk bagi mereka yang memiliki hafalan Al-Qur’an.
Selain internal sekolah, panitia MPLS menggandeng Polres Pekalongan yang diwakili Aiptu Dian Mashabi untuk memberikan penyuluhan hukum terkait bahaya narkoba, judi online, rokok, minuman keras, hingga antisipasi balap liar di kalangan remaja.
Tim PPA Kabupaten Pekalongan juga turut dihadirkan untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya membangun pergaulan yang sehat.
Rangkaian kegiatan orientasi ini dijadwalkan ditutup secara resmi pada hari Jumat dengan agenda unjuk bakat (display) organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler unggulan, agar para siswa baru dapat memilih wadah pengembangan diri yang sesuai dengan minat mereka. (mal)
